Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sanksi Komdis PSSI Dibatalkan, Ini Pernyataan Lengkap Manajer PSM
Para pemain PSM Makassar berpose sebelum pertandingan pekan kedua BRI Liga 1 2024/25 melawan PSBS Biak di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, 16 Agustus 2024. (Dok. PT Liga Indonesia Baru)

Makassar, IDN Times - PSM Makassar akhirnya bisa bernapas lega. Ini setelah Komite Banding PSSI membatalkan sanksi disiplin yang sebelumnya dijatuhkan kepada mereka terkait insiden 12 pemain dalam laga kontra Barito Putera pada pekan ke-16 BRI Liga 1 2024/25.

"Berdasarkan penetapan Komite Banding nomor 003, maka upaya banding yang diajukan PSM dinyatakan diterima. Sehingga, keputusan sanksi disiplin nomor 03 yang sebelumnya diberikan kepada PSM Makassar, dengan ini juga, dinyatakan dibatalkan," ungkap Manajer PSM Makassar, Muhammad Nur Fajrin, dalam sesi jumpa pers virtual pada Rabu (8/1/2025) malam.

Akibat keputusan ini, seluruh sanksi terhadap Pasukan Ramang resmi dihapuskan. Hukukan tersebut adalah denda Rp90 juta yang sebelumnya harus dibayarkan, serta hasil pertandingan di mana PSM sempat dinyatakan kalah WO dengan skor 0-3.

1. Ketidaksesuaian pengenaan sejumlah pasal menjadi landasan utama banding

Salah satu momen laga pekan ke-16 BRI Liga 1 2024/25 antara PSM Makassar versus Barito Putera di Stadion Batakan Balikpapan, 22 Desember 2024. (Instagram.com/psbaritoputeraofficial)

"Keadaan kembali seperti sebelum ada sanksi disiplin yang diterima. Skor tetap 3-2 untuk PSM Makassar, mereka yang mencetak gol tetap tercatat sah yakni Aloisio Neto serta Nermin Haljeta, dan tiga poin yang sempat dikurangi kini dikembalikan," jelas Fajrin.

Keputusan Komite Banding PSSI ini tak lepas dari upaya tim internal PSM dalam menyusun pembelaan. Menurut Fajrin, landasan utama pihaknya melakukan banding adalah ketidaksesuaian pengenaan pasal 56 dan pasal 141 dalam Kode Disiplin PSSI.

"Kami meyakini bahwa keadaan tersebut sudah diatur dalam Laws of the Game 2024-25 yang disusun oleh International Football Association Board (IFAB), termasuk pasal 10 Regulasi Kompetisi BRI Liga 1 2024-25 yang mengatur prosedur pergantian pemain," terangnya.

2. Komite Banding menyebut PSM tidak bertanggung jawab atas insiden 12 pemain

Salah satu momen laga pekan ke-16 BRI Liga 1 2024/25 antara PSM Makassar versus Barito Putera di Stadion Batakan Balikpapan, 22 Desember 2024. (Instagram.com/psbaritoputeraofficial)

Lebih jauh, Fajrin merinci alasan Komite Banding PSSI menerima bandung. Dijelaskan bahwa insiden 12 pemain yang terjadi sepenuhnya berada di bawah domain perangkat pertandingan. Oleh karena itu, PSM tidak bisa dianggap bertanggung jawab penuh atau menyebabkan insiden tersebut.

"Komite Banding berpandangan secara umum bahwa pada keadaan tersebut tidak terjadi kekosongan atapun tidak dapat dikenakan pasal 56 sebab berdasarkan Regulasi Kompetisi dan IFAB, permasalahan ini terjadi saat pertandingan sedang berlangsung dan segala hal yang terjadi di lapangan sepenuhnya menjadi kewenangan perangkat pertandingan," paparnya.

"Karena itu, PSM tidak menjadi pihak yang bertanggung jawab dalam keadaan yang terjadi di dalam lapangan," sambung Fajrin.

3. Pasukan Ramang kembali koleksi 27 poin, dan duduki peringkat 8 klasemen sementara

Salah satu momen laga pekan ke-16 BRI Liga 1 2024/25 antara PSM Makassar versus Barito Putera di Stadion Batakan Balikpapan, 22 Desember 2024. (Instagram.com/psbaritoputeraofficial)

Langkah hukum yang ditempuh PSM sendiri sesuai dengan prosedur. Tapi saat ditanya oleh awak media perihal apakah langkah hukum lebih lanjut dari pihak Barito Putera mungkin terjadi, Fajrin menolak berkomentar lebih jauh.

"Berdasarkan Kode Disiplin PSSI 2023, ada beberapa tahapan hukum, termasuk peninjauan kembali dengan cara bersurat langsung kepada Ketua Umum PSSI. Namun, saya tidak akan berspekulasi terkait apa yang mungkin dilakukan oleh pihak lain dalam kasus ini," tukasnya.

Atas pencabutan sanksi Komite Disiplin PSSI membuat anak asuh Bernardo Tavares kembali mendapat 27 poin. Mereka kini bertengger di posisi 8 klasemen sementara BRI Liga 1 2024/25, menempel ketat Persita Tangerang dan Persik Kediri.

Curated For You

Editorial Team

Related Article