Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

PSM Kalah Lagi, Tomas Trucha Sebut Timnya Tampil Tanpa Semangat

PSM Kalah Lagi, Tomas Trucha Sebut Timnya Tampil Tanpa Semangat
Salah satu momen pertandingan pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 antara Persebaya Surabaya versus PSM Makassar yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, 25 Februari 2026. (Dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)
Intinya Sih
5W1H
  • PSM Makassar kembali kalah 1-0 dari Persebaya Surabaya, membuat pelatih Tomas Trucha kecewa karena timnya tampil tanpa semangat dan gagal menjalankan instruksi di lapangan.
  • Meski unggul dalam penguasaan bola dan akurasi operan, PSM kalah dalam efektivitas serangan, hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran dibanding enam milik Persebaya.
  • Trucha menilai kekalahan tipis lebih menyakitkan karena timnya selalu berjuang keras namun belum beruntung; PSM kini tertahan di posisi ke-13 klasemen dengan 23 poin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Kekalahan 1-0 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2/2026) malam, meninggalkan luka bagi pelatih PSM Makassar Tomas Trucha. Ia tidak menutupi rasa kecewa pada performa anak asuhnya. Yuran Fernandes dan kawan-kawan bahkan disebut tampil tanpa gairah dan gagal menjalankan instruksi dengan baik.

"Tentu saja penampilan tim tidak bagus di babak pertama. Kita membuang-buang waktu. Tidak ada energi, tidak ada pemain yang berlari, tidak ada semangat," keluh pelatih asal Republik Ceko tersebut dalam sesi jumpa pers selepas pertandingan rampung.

1. Persiapan para pemain selama masa latihan disebut buyar di atas lapangan

Kebutuhan IDN Times (1).jpg
Salah satu momen pertandingan pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 antara Persebaya Surabaya versus PSM Makassar yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, 25 Februari 2026. (Dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)

Hal yang membuat Trucha semakin kecewa adalah fakta bahwa timnya sebenarnya sudah sangat siap menghadapi skema lawan. Tim pelatih bahkan telah menganalisis gaya main Bajol Ijo hingga susunan pemainnya, tapi eksekusi di lapangan tidak sesuai harapan.

"Dari sisi taktikal, kita tahu apa yang akan dimainkan oleh Persebaya. Kami tahu siapa saja yang akan diturunkan, jadi kami siap menghadapi mereka. Sayangnya kami kalah dengan kebobolan satu gol," jelas mantan juru taktik Penang FC tersebut di hadapan awak media.

2. Meski menguasai aliran bola, Juku Eja hanya mampu melepas satu tembakan tepat sasaran

Kebutuhan IDN Times (2).jpg
Salah satu momen pertandingan pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 antara Persebaya Surabaya versus PSM Makassar yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, 25 Februari 2026. (Dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)

Dalam statistik yang dihimpun dari I.League, Juku Eja bisa menguasai 59 persen aliran bola di saat kubu tuan rumah hanya kemampuan 41 persen. Selain itu, akurasi operan mencapai 86 persen, sedangkan Persebaya hanya mencapai 77 persen. Ini berkat dominasi para gelandang PSM di sektor tengah.

Namun, yang menjadi pembeda adalah efektivitas serangannya. Persebaya lebih agresif lewat serangan dari sisi sayap, mengandalkan poros Francisco Rivera - Bruno Moreira - Gali Freitas, hingga catatkan 6 shot on target dari total 20 percobaan. Sedangkan PSM cuma kebagian satu tembakan tepat sasaran dari 6 peluang.

3. PSM Makassar semakin dekat dengan zona degradasi, hanya berjarak lima poin

Kebutuhan IDN Times (3).jpg
Salah satu momen pertandingan pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 antara Persebaya Surabaya versus PSM Makassar yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, 25 Februari 2026. (Dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)

Lebih jauh, Trucha mengaku sedih sebab PSM selalu menunjukkan daya saing tinggi melawan tim-tim besa. Tapi tetap berakhir dengan kekalahan tipis. Baginya, skor tersebut jauh lebih menyakitkan ketimbang kalah dengan skor telak. "Ada tim yang kalah 3-0, 4-0, dan 4-1. Sedang tim seperti kami selalu kalah 1-0 dan 2-1, dan rasanya menyakitkan," tutur Trucha.

"Kita harus melihat ke depan. Selalu ada pertandingan berikutnya di sepak bola dan mari percaya bahwa ini adalah pelajaran sulit lainnya untuk tim kami," sambung sosok 54 tahun tersebut.

Saat ini, PSM masih belum beranjak dari posisi ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 23 poin, hanya berjarak 5 angka dari zona degradasi. Selanjutnya mereka akan menjamu Persita Tangerang di Stadion B.J. Habibie Parepare pada Senin (2/3/2026) pekan depan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest Sport Sulawesi Selatan

See More