Kalah dari Arema FC, Amiruddin Sesalkan Penyelesaian Akhir PSM

- PSM Makassar kalah 0-3 dari Arema FC di Stadion Kanjuruhan, dengan Amiruddin menyoroti absennya delapan pemain utama sebagai penyebab performa kurang maksimal.
- Meskipun menguasai bola hingga 58 persen dan menciptakan banyak peluang, PSM gagal memanfaatkan kesempatan sehingga Arema tampil lebih efisien dan mencetak tiga gol.
- Gelandang Rasyid Bakri meminta maaf kepada suporter serta berharap tim bisa bangkit melawan Persib Bandung demi menjaga peluang bertahan di BRI Super League musim depan.
Makassar, IDN Times - Ahmad Amiruddin tak menyembunyikan rasa kecewanya setelah PSM Makassar dipaksa menyerah dengan skor telak 0-3 oleh Arema FC dalam laga pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (9/5/2026) sore. Meski menerima kekalahan, sang caretaker menekankan bahwa kondisi skuat yang pincang jadi faktor utama di balik hasil minor.
"Kami terima kekalahan ini, karena kenyataannya kami tidak full squad karena tujuh hingga delapan pemain yang tidak bisa tampil di pertandingan ini," ungkap Amiruddin dalam sesi jumpa pers selepas pertandingan tersebut rampung.
1. PSM Makassar bisa tampil dominan sepanjang 90 menit tapi gagal mencetak satupun gol

Ia juga sangat menyesalkan kegagalan timnya mengonversi peluang, sebab kinerja lini depan PSM disebut tidak buruk-buruk amat. Menurutnya, hasil akhir mungkin akan sangat berbeda jika anak asuhnya berhasil mencuri satu angka saja.
Kekecewaan Amiruddin memang beralasan jika melihat statistik pertandingan. Yuran Fernandes dan kawan-kawan sebenarnya tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 58 persen, ditambah akurasi operan yang menyentuh angka 87 persen.
Bahkan, dari sisi agresivitas, kubu Juku Eja melepas total 20 tembakan, dengan enam di antaranya mengarah tepat ke gawang. Tapi, Singo Edan yang bermain lebih efisien mampu menghukum PSM lewat tujuh tembakan tepat sasaran yang berbuah tiga gol.
2. Gelandang senior Rasyid Bakri meminta maaf lantaran gagal membawa pulang poin penuh

Kekecewaan mendalam juga dirasakan oleh gelandang senior PSM, Rasyid Bakri. Mewakili rekan-rekannya, Rasyid menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung setia yang telah memberikan dukungan.
"Kami sudah berjuang sangat keras untuk menyamakan kedudukan. Tapi hasilnya 3-0, kami sangat kecewa dengan hasil ini tentunya," tutur Rasyid. Ia juga memberikan ucapan selamat kepada tim tuan rumah atas kemenangan tersebut.
3. Peluang Juku Eja untuk bertahan di Super League masih terbuka jika bisa menang di laga selanjutnya

Kekalahan ini membuat PSM Makassar masih harus berjuang di dua laga sisa musim 2025/2026. Rasyid Bakri berharap tim dapat segera bangkit saat menjamu Persib Bandung di Stadion B.J. Habibie, Kota Parepare, pada pekan ke-33 mendatang.
"Saya harap di pertandingan berikutnya melawan Persib di Parepare, kita bisa meraih hasil positif dan bisa bertahan di Super League," ujar Bakri optimis. Saat ini, Juku Eja tetap tertahan di peringkat 13 klasemen sementara dengan 34 poin. Mereka masih butuh poin penuh di laga selanjutnya demi memastikan tetap bertahan di kasta tertinggi musim depan.


















