Amiruddin Berharap Kemenangan atas Persik Jadi Awal Kebangkitan PSM

- PSM Makassar mengakhiri puasa kemenangan di kandang dengan menundukkan Persik Kediri 3-1 lewat permainan cepat dan efektif meski kalah dalam penguasaan bola.
- Ahmad Amiruddin berharap kemenangan ini jadi titik balik kebangkitan PSM agar bisa memperbaiki posisi di klasemen dan menjauh dari zona degradasi.
- Kapten Yuran Fernandes menilai laga kontra Persik sangat berat, namun kerja keras tim membuahkan tiga poin sebelum menghadapi Bali United di laga tandang berikutnya.
Makassar, IDN Times - PSM Makassar akhirnya menyudahi puasa kemenangan mereka di kandang sendiri. Menjamu Persik Kediri pada laga pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Kamis (23/4/2026) sore, mereka berhasil menang dengan skor meyakinkan 3-1.
Poin penuh ini disambut dengan gembira oleh sang caretaker yakni Ahmad Amiruddin. Poin penuh dipersembahkan kepada para pendukung yang tetap setia meski tim dalam situasi sulit.
"Ini berkat dukungan semua orang, mulai dari manajemen, pemain, dan juga suporter yang masih sampai hari ini setia mendukung kami di pertandingan," ujarnya dalam sesi jumpa pers selepas pertandingan.
1. Skema bermain efektif yang diterapkan PSM Makassar kembali berbuah manis

Berdasarkan statistik yang dihimpun dari situs resmi I.League, PSM kembali menerapkan skema yang andalkan kecepatan para pemain sayapnya. Mereka cuma menguasai 28 persen aliran bola, sedangkan Persik catatkan 72 persen possession ball.
Namun, kubu tuan rumah lebih agresif dalam mencari peluang. Total ada 8 tembakan PSM yang mengarah langsung ke gawang dari 15 percobaan. Sedangkan Persik cuma bukukan 3 shot on target dari 11 peluang yang didapatkan sepanjang pertandingan.
Kombinasi aksi individu Sheriddin Boboev dan Rizky Eka Pratama membuat barisan belakang tim tamu kelabakan di beberapa kesempatan. Sedangkan Persik hanya mengirim ancaman lewat situasi bola mati, termasuk gol balasan yang lahir dari penalti.
2. Kemenangan diharapkan tidak menjadi euforia sesaat untuk para pemain

Lebih lanjut, Amiruddin berharap hasil positif melawan klub berjuluk Macan Putih tersebut ini bukan sekadar euforia sesaat. Ia ingin hasil positif ini jadi awal dari kebangkitan performa PSM untuk sisa laga di musim 2025/2026.
"Saya berharap kemenangan ini menjadi titik balik untuk PSM ke depannya agar lebih bagus posisinya di klasemen," ujar mantan pemain PSM dekade 2000-an tersebut.
Saat ini, Juku Eja kembali ke posisi ke-13 klasemen sementara dengan perolehan 31 poin. Mereka kini berjarak lima poin dari peringkat ke-16, batas zona degradasi, yang masih diduduki Madura United.
3. Selanjutnya, Pasukan Ramang akan bertandang ke markas Bali United

Berbicara mewakili pemain, kapten tim Yuran Fernandes menyebut laga ini berjalan sangat berat untuk mental maupun fisik. Beruntung, determinasi tinggi yang ditunjukkan para pemain membuat mereka meraih target poin penuh.
"Kami menunjukkan selama pertandingan apa yang kami inginkan. Kami berjuang, kami bekerja keras dan pada akhirnya kami bahagia karena target mendapatkan tiga poin tercapai," ungkap pemain berpaspor Cape Verde tersebut.
Selanjutnya, PSM Makassar akan lakoni laga tandang berat. Mereka akan bertamu ke Stadion Kapten I Wayan Dipta di Kabupaten Gianyar, markas Bali United, pada Senin (27/4/2026) mendatang.


















