Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Lega Lagi, Ini Makna Kemenangan PSM Makassar di Kandang PSIM

Lega Lagi, Ini Makna Kemenangan PSM Makassar di Kandang PSIM
Salah satu momen pertandingan pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 antara PSIM Yogyakarta versus PSM Makassar yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Kab. Bantul, pada 10 April 2026. (dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)
Intinya Sih
Gini Kak
  • PSM Makassar menang 1-2 atas PSIM Yogyakarta di pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026, jadi titik balik penting dalam perjuangan mereka keluar dari papan bawah.

  • Kemenangan ini membuat PSM mengoleksi 28 poin dan memperlebar jarak delapan poin dari zona degradasi, memberi peluang besar untuk bertahan di kasta tertinggi musim depan.

  • Hasil positif di Bantul jadi modal mental berharga jelang laga berat melawan Borneo FC Samarinda pada pekan ke-28 di Stadion B.J. Habibie, Parepare.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Keberhasilan PSM Makassar membungkam PSIM Yogyakarta dengan skor 1-2 pada Jumat (10/4/2026) kemarin bukan sekadar kemenangan biasa. Tambahan tiga poin di pekan ke-27 jadi titik balik penting yang mengubah peta persaingan di papan bawah klasemen sementara BRI Super League 2025/2026.

Kemenangan ini memberi napas tambahan sekaligus modal mental yang sangat besar sebelum memasuki pekan-pekan terakhir. Terlebih, sejumlah tim kuat sudah menunggu mereka di bulan April ini serta Mei mendatang.

1. Sukses perlebar jarak dengan zona degradasi

Kebutuhan IDN Times (2).jpg
Salah satu momen pertandingan pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 antara PSIM Yogyakarta versus PSM Makassar yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Kab. Bantul, pada 10 April 2026. (dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)

Sebelum berjumpa Laskar Mataram, PSM cuma mengantongi 25 poin dan dihantui risiko disalip tim-tim di bawahnya. Kini, dengan koleksi 28 poin, skuat asuhan pelatih sementara Ahmad Amiruddin berhasil perlebar jarak menjadi 8 poin dari penghuni zona degradasi, yakni Madura United dan Semen Padang yang mengoleksi 20 poin.

Selisih delapan poin ini menjadi modal awal misi bertahan di kasta tertinggi. PSM paling tidak butuh satu atau dua kemenangan lagi dalam sisa laga untuk benar-benar memastikan diri tetap bertahan di Super League musim depan. Ini harus dilakukan jika tak mau bergantung pada hasil pertandingan tim lain.

2. Juku Eja tidak akan disalip paling tidak hingga dua laga ke depan

Kebutuhan IDN Times (5).jpg
Salah satu momen pertandingan pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 antara PSIM Yogyakarta versus PSM Makassar yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Kab. Bantul, pada 10 April 2026. (dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)

Poin penuh dari lawatan ke Bantul memastikan Yuran Fernandes dan kawan-kawan tetap kokoh di peringkat ke-13 klasemen sementara. Kemenangan ini sekaligus menutup peluang Persijap Jepara (22 poin) dan Persis Solo (21 poin) untuk mengudeta posisi Juku Eja hingga dua pertandingan ke depan.

Secara psikologis, berada di peringkat ke-13 memberi ketenangan bagi pemain dibandingkan harus bertanding dengan tekanan berada tepat di tepi zona degradasi. Senada dengan yang disampaikan caretaker Ahmad Amiruddin, penting agar tim tetap fokus menjalankan instruksi tanpa terbebani rasa takut kalah.

3. Jadi modal jelang berjumpa tim kuat Borneo FC

Kebutuhan IDN Times (6).jpg
Salah satu momen pertandingan pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 antara PSIM Yogyakarta versus PSM Makassar yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Kab. Bantul, pada 10 April 2026. (dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)

Kemenangan atas PSIM juga menjadi modal percaya diri menjelang jadwal sulit pekan ke-28. PSM Makassar dijadwalkan akan menjamu tim peringkat dua klasemen sementara yakni Borneo FC Samarinda di Stadion B.J. Habibie, Kota Parepare, pada Sabtu (18/4/2026) pekan depan.

Tanpa kemenangan di Bantul, duel kontra Pesut Etam justru memberi tekanan luar biasa berat. Ini lantaran tim tamu punya catatan tandang yang ciamik. Dari tujuh laga away sejak awal tahun 2026, anak asuh Fabio Lefundes itu cuma kalah dua kali. Sisanya yakni tiga kali menang dan dua hasil imbang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest Sport Sulawesi Selatan

See More