Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pesan Appi ke Pemain PSM: Klub Ini Tak Pantas di Papan Bawah!

Pesan Appi ke Pemain PSM: Klub Ini Tak Pantas di Papan Bawah!
Wali Kota Makassar dan mantan CEO PSM Makassar yakni Munafri Arifuddin (tengah) didampingi oleh Manajer PSM yakni Muhammad Nur Fajrin (kiri) saat menyambangi sesi latihan klub di Stadion Kalegowa Pallangga pada 6 April 2026. (Dok. Humas Pemkot Makassar)
Intinya Sih
  • Munafri Arifuddin menyemangati pemain PSM Makassar setelah hasil imbang melawan Persis Solo, menilai tim kehilangan semangat bertanding dan karakter khasnya.
  • Appi menilai komposisi pemain sudah memadai namun butuh sosok berpengaruh di jajaran pelatih untuk mengembalikan performa kolektif tim.
  • Laga tandang melawan PSIM Yogyakarta disebut Appi sebagai momentum penting bagi PSM untuk menjauh dari zona degradasi dan membangun kembali kepercayaan diri tim.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menunjukkan kepeduliannya terhadap PSM Makassar yang tengah berjuang di papan bawah BRI Super League 2025/2026. Sosok yang akrab disapa Appi ini menyambangi sesi latihan Juku Eja di Stadion Kalegowa Pallangga, Senin petang (6/4/2026), guna membakar semangat para pemain.

Usai menyaksikan langsung hasil imbang 1-1 melawan Persis Solo di Parepare Sabtu (4/4/2026), lalu, Appi mengaku merasa terusik. Ia menilai ada sesuatu yang hilang dari karakter permainan PSM Makassar saat ini.

"Saya lihat kemarin juga di Parepare, ini kita seperti kehilangan bertanding, kehilangan semangat untuk menang," ujar Appi dalam keterangan tertulis yang diterima IDN Times.

"Itulah makanya saya datang, saya bicara dengan Pak Sadikin (Aksa), saya bicara untuk memastikan tim ini kembali punya semangat untuk menang, punya kemampuan," imbuhnya.

1. Appi menyebut pemain PSM kehilangan semangat bertanding saat ditahan imbang oleh Persis

antarafoto-psm-makassar-ditahan-imbang-persis-solo-1775357260 (1).jpg
Pesepak bola PSM Makassar Yuran Fernandes (ketiga kanan) berusaha menyudul bola untuk memasukan bola ke gawang Persis Solo pada pertandingan BRI Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/4/2026). ANTARA FOTO/Hasrul Said/YU

Sebagai mantan CEO PSM Makassar, Appi mengingatkan para pemain tentang identitas asli klub tersebut. Ia menegaskan bahwa kualitas teknis saja tidak cukup, tapi harus dibarengi nilai budaya lokal yang selama ini menjadi ruh tim.

"Ini yang kita harapkan, supaya mereka punya fighting spirit, punya siri' na pacce. Makanya saya minta untuk datang langsung bertemu pemain, setidaknya kita bisa memberikan semangat buat mereka," ungkap sosok 50 tahun tersebut.

2. Komposisi pemain disebutnya sudah cukup, tapi masih perlu sosok pembawa perubahan di tim pelatih

antarafoto-psm-makassar-ditahan-imbang-persis-solo-1775357517 (1).jpg
Pesepak bola PSM Makassar Victor Luiz (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persis Solo Mijic (kedua kanan) pada pertandingan BRI Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/4/2026). ANTARA FOTO/Hasrul Said/YU

Lebih jauh, Appi turut menyebut bahwa materi pemain yang dimiliki Pasukan Ramang sekarang sebenarnya sudah cukup untuk bersaing di posisi lebih tinggi. Tapi, kehadiran sosok berpengaruh di jajaran tim pelatih disebutnya sangat dibutuhkan untuk mendongkrak performa.

"Saya yakin kalau melihat komposisi (pemain), ini tidak jelek amat, tapi butuh manajerial, butuh cara untuk membangkitkan bagaimana bisa mereka bermain bola secara kolektif, bermain bola untuk meraih kemenangan," jelas Appi.

3. Kemenangan melawan PSIM pekan ini diangap amat krusial demi menjauh dari zona degradasi

antarafoto-psim-yogyakarta-melawan-persijap-jepara-1775433237 (1).jpg
Pesepak bola PSIM Yogyakarta Jose Pedro Ze Valente (kanan) melakukan selebrasi seusai berhasil menjebol gawang Persijap Jepara pada laga BRI Super League 2025-26 di Stadion Sultan Agung, Bantul, D.I Yogyakarta, Rabu (11/3/2026). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/bar

Menatap laga tandang melawan PSIM Yogyakarta pada Jumat (10/4/2026) mendatang, Appi berharap momentum kebangkitan bisa diraih di luar kandang. Baginya, hasil positif di Yogyakarta akan menjadi modal krusial untuk menjauh dari zona degradasi.

"Kalau momentum ini bisa kita dapatkan di Jogja sebelum kembali ke sini untuk bermain kandang, maka itu sangat penting," tuturnya.

"Klub ini tidak pantas berada di posisi seperti ini. Klub ini punya tempat yang lebih baik dan kita bisa menuju ke sana kalau kita kerja bersama-sama," tegas Appi.

PSM Makassar masih duduki peringkat 13 klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan perolehan 25 poin. Mereka hanya berjarak 5 angka dari zona merah yang saat ini dihuni oleh Madura United, Semen Padang serta PSBS Biak.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest Sport Sulawesi Selatan

See More