Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kemenangan Atas Persita Jadi Kado Indah Ulang Tahun PSM
Pemain PSM Makassar M. Arfan (kedua kiri) melakukan selebrasi bersama Azka Fauzi (kedua kanan) dalam laga lawan Persita Tangerang dalam Liga 1 2021-22 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (1/11/2021). (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

Makassar, IDN Times - PSM Makassar mengalahkan Persita Tangerang dengan skor 0-3 pada pertandingan di Stadion Manahan Solo, Senin malam (1/11/2021). Pelatih Milomir Seslija menyebut kemenangan itu jadi kado manis buat klub yang menginjak usia 106 tahun pada 2 November 2021.

"Para pemain tampil luar biasa malam ini. Dan kita semua, termasuk pemain, mengucapkan selamat ulang tahun pada PSM ke-106 tahun. Ini kado terbaik untuk Kota Makassar dari pemain-pemain saya," kata Milo usai pertandingan.

1. Perubahan formasi membuat permainan PSM sulit dibendung

Pesepak bola PSM Makassar Willem Jan Pluim (kiri) berusaha melewati hadangan pesepak bola Persita Tangerang Taufiq Febriyanto (kanan) pada pertandingan Liga I di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (1/11/2021). (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

PSM tampil dominan sepanjang 90 menit saat melawan Persita. Dengan pola 3-4-3, mereka menguasai 63 persen aliran bola dan punya 8 shoot on target. Sementara Persita cuma menghasilkan 5 peluang tepat sasaran.

Jumlah umpan sukses yang dihasilkan PSM pun ikut meningkat ke angka 480. Sedangkan Persita cuma mendapat 293 accurate passes.

Milo sepakat bahwa PSM tampil luar biasa melawan tim yang menurutnya terorganisasi dengan baik, baik dalam bertahan dan menyerang. Ia turut bersyukur instruksinya mengganti formasi dijalankan secara baik.

"Saya sangat senang dengan para pemain, mereka melakukan semua yang sudah kita latih selama persiapan. Ini beberapa kali kita lakukan, dan saya kira ini juga bukan hal mudah bagi tim lain," kata Milo.

"Harusnya kita mencetak beberapa gol lagi. Tapi inilah sepak bola. Sekali lagi, saya ucapkan selamat pada pemain saya, dan terima kasih pada Persita yang memainkan sepak bola fair," imbuhnya.

2. Milomir Seslija meminta suporter tak menyudutkan pemain tertentu

Pesepak bola Persita Tangerang Muhammad Toha (kiri) berusaha melewati hadangan pesepak bola PSM Makassar Hasim Kipuw (kanan) pada pertandingan Liga I di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (1/11/2021). (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

Coach Milo pun kembali pasang badan saat penampilan Anco Jansen ramai disoroti. Striker asal Belanda itu digantikan Azka Fauzi pada menit ke-60, kendati punya tiga peluang emas di babak pertama. Milo meminta publik bersabar dan memberi Anco waktu.

"Dia sudah memberi usaha terbaik. Saya pikir usaha tersebut kadang berakhir tanpa mujur di posisi itu. Ini tak seberuntung apa yang kita harapkan. Saya yakin ini hanya masalah waktu," kata Milo.

"Dia tampil baik, dia bekerja, bertarung dan berlari. Inilah masalahnya ketika bekerja untuk mencetak gol, kadang berhasil dan kadang tidak," sambung pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu.

Berbicara lebih jauh, Milo mengaku tak habis pikir dengan upaya menyudutkan pemain tertentu yang dianggap bermain jelek. Menurutnya, ini bukan hal bagus bagi kondisi internal tim. Terlebih mencetak gol jadi hal tersulit dalam sepak bola. Ia berjanji akan mencari solusi jitu untuk mengembalikan ketajaman Anco.

"Saya pikir ini masalah waktu saja. Selama dia (Anco, red.) berusaha dan dia ada di posisi untuk memanfaatkan peluang. Saya baru khawatir jika kira ada chance dan dia tak ada di posisinya," paparnya.

"Kita akan carikan solusi untuk masalah ini. Kita dominan selama 90 menit, dan saya takkan mengarahkan telunjuk ke siapa pun sebagai biang keladi kesalahan," lanjut Milo.

3. Hasyim Kipuw mengakui lini belakang Persita amat sulit dibongkar

Pesepak bola Persita Tangerang Harrison Cardoso De Oliveira (kiri) berusaha melewati hadangan pesepak bola PSM Makassar Hasim Kipuw (kanan) pada pertandingan Liga I di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (1/11/2021). (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

Berbicara dalam kesempatan yang sama, Hasyim Kipuw bersyukur bisa ikut memborong poin penuh. Ia pun mengakui rekan-rekan setimnya sempat sulit menembus ketatnya barisan belakang lawan.

"Tapi kami bisa melakukan apa yang diinstruksikan pelatih. Memang masih ada kekurangan yang harus diperbaiki ke depannya. Bagi kami para pemain, semua kita lakukan untuk Makassar, PSM dan suporter. Inilah kado dari kami," tutur pemilik nomor punggung 15 tersebut.

Hasil ini membawa PSM ke posisi lima klasemen sementara, menggeser Persebaya Surabaya. Di pekan selanjutnya, Pasukan Ramang bakal menantang si pemuncak klasemen Bhayangkara FC pada Sabtu mendatang (6/11/2021).

Editorial Team

Related Article