Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jajal PSIS, Pelatih PSM Yakin Paceklik Gol Segera Berlalu
Bek PSM Makassar Hasyim Kipuw (kanan) berusaha memotong bola ke gelandang PSIS Semarang Jonathan Cantillana (kiri) dalam laga pekan ke-13 BRI Liga 1 2021/22 yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo Sleman, 22 November 2021. (Dok. PT Liga Indonesia Baru)

Makassar, IDN Times - Perjuangan PSM Makassar mencari poin penuh kembali berlanjut di gameweek ke-29 BRI Liga 1 2021/22. Mereka akan menjajal PSIS Semarang di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Minggu besok (6/3/2022).

Wiljan Pluim dkk harus waspada sebab mental Laskar Mahesa Jenar sedang meroket. Wallace Costa dll baru saja memutus puasa kemenangan delapan laga beruntun pekan lalu. Tapi, pelatih kepala PSM Joop Gall mengaku tak gentar dengan kebangkitan sang lawan.

"Kita harus mencoba hadapi kualitas apapun yang akan diturunkan tim lawan. Saya juga puas dengan daya juang dan semangat yang ditunjukkan para pemain selama beberapa laga terakhir," ujarnya dalam sesi jumpa pers virtual pada Sabtu pagi (5/3/2022).

1. Joop Gall menyebut timnya sudah menunjukkan progres

Pesepak bola PSM Makassar Yakob Sayuri (kanan) berusaha melewati hadangan pesepak bola PSS Sleman Ocvian Chanigio (kiri) pada pertandingan Liga 1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Selasa (1/3/2022). (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)

Saat disinggung soal paceklik gol PSM selama 540 menit, coach Gall mengaku masih mencari solusinya. Tapi, ia yakin masalah tersebut bisa segera teratasi. Terlebih agresivitas anak asuhnya mulai meningkat.

Berdasarkan statistik, persentase peluang on target PSM dalam tiga laga berakhir mencapai 58,43 persen. Melesat jauh dibanding sepanjang gameweek ke-24 hingga 26 yang cuma 22,13 persen. Meski begitu, efisiensi dan finishing tetap jadi bahan evaluasi terbesar sejauh ini.

"Tekanan mungkin sudah sedikit berkurang. Tapi kita harus tetap mencari kemenangan. Saya melihat progres, dan pelan-pelan para pemain mulai melihat secara detail tentang bagaimana seharusnya kita bermain," jelas juru taktik asal Belanda tersebut.

2. PSM tanpa Yakob Sayuri akibat akumulasi kartu kuning

Pemain PSM Makassar Yakob Sayuri dalam sesi latihan di Lapangan Karya Manunggal Sidakarya Denpasar, Kamis 17 Februari 2022. (Instagram.com/psm_makassar)

Dua pilar utama Juku Eja, Yakob Sayuri dan Delvin Rumbino, harus absen akibat akumulasi kartu. Alhasil, Gall sudah menyiapkan pemain pengganti mereka. Misi memutus puasa gol pun berpindah untuk sementara waktu.

"Yakob adalah pemain yang bisa membuat peluang untuk dirinya dan sulit dikawal, ia salah satu pemain kunci. Tapi kami sudah menyiapkan pengganti, dan si pemain harus siap melakoni tugas itu," papar eks manajer FC Emmen tersebut.

Friska Womsiwor kemungkinan besar jadi pengisi pos milik Yakob. Sedangkan satu tempat kosong di lini tengah diperebutkan Rasyid Bakri dan Sutanto Tan. Coach Gall juga bisa sedikit bernapas lega setelah Wiljan Pluim sudah pulih dari COVID-19.

3. Muhammad Arfan siap berusaha keras untuk raih poin penuh

Gelandang PSM Makasar Muhammad Arfan dalam sebuah sesi latihan pada Desember 2021. (Instagram.com/psm_makassar)

Berbicara dalam kesempatan yang sama, gelandang Muhammad Arfan siap ladeni perlawanan PSIS. Ia menyebut duel akan kembali berjalan sengit, sama seperti saat mereka saling jajal di putaran pertama.

Demi kemenangan, pemilik nomor punggung 48 itu siap berjuang sekuat tenaga di atas lapangan.

"Kita tahu PSIS adalah tim dengan pemain-pemain bagus. Jadi untuk meraih poin, kami para pemain dan tim pelatih akan berusaha keras mendapatkannya," tutur Arfan.

"Kami juga berharap dukungan dan doa dari suporter PSM Makassar di mana pun berada," sambungnya.

Apakah Pasukan Ramang akhirnya bisa mencetak gol dan meraih kemenangan pertama sejak 28 Januari? Saksikan PSM versus PSIS pada Minggu besok (6/3/2022), pukul 16.15 WITA.

Editorial Team