Makassar, IDN Times - Gasma Enrekang gagal lolos dari babak 32 besar Putaran Nasional Liga 3 2021/22. Mereka dibekuk empat gol tanpa balas oleh Deltras FC dalam matchday pamungkas Grup V yang berlangsung di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa sore (22/2/2022).
Sebelum laga ini, kans Gasma melaju ke semifinal masih terbuka. Tapi dengan syarat mereka bisa menundukkan Deltras FC, agar perolehan poin menjadi 4. Sayang, misi tersebut urung terwujud.
Deltras sudah tampil menekan sejak menit pertama. Lewat kombinasi umpan, anak asuh Zein Alhadad bisa mengurung anak-anak Enrekang di wilayahnya. Beberapa kali mereka mengancam dari dua sisi sayap, andalkan kecepatan Nuur Zaindien dan Risal Amin.
The Lobsters langsung membuka keunggulan di menit ke-22. Wasit memberi hadiah penalti setelah bek Gasma, Sulqadri, menjegal laju winger Risal. Stopper Fa'it Alvin bisa menyelesaikan tugas eksekutor dengan baik. Sepakannya mengecoh kiper Dandi R.
Gasma tak tinggal diam. Mereka andalkan serangan balik cepat untuk mencari peluang. Tapi, kiper Deltras yakni Dicki Agung tampil solid dengan mengamankan sejumlah peluang. Salah satunya, tembakan jarak jauh Fatrio di menit ke-28.
Asik menyerang, gawang Gasma justru jebol untuk kali kedua sembilan menit sebelum turun minum. Sundulan winger Deltras Risal Amin, usai menerima bola tendangan bebas gelandang Gilang Oktavana, tak mampu dijangkau kiper Dandi. Skor 2-0 iringi kedua tim masuk masa jeda antar babak.
Keluar dari ruang ganti, Deltras tak menurunkan intensitas. Mereka masih leluasa memainkan bola dari kaki ke kaki. Sedangkan upaya Gasma perkecil margin angka terhalang solidnya pertahanan sang lawan. Beberap tembakan jarak jauh yang dilepas pemain-pemain depan Laskar Gunung Nona lebih banyak meleset dari sasaran.
Deltras kian teguhkan dominasi saat laga berusia 62 menit. Lewat skema serangan balik, Risal Amin membawa bola ke kotak penalti. Meski dalam kepungan dua bek Gasma yakni Sulqadri dan Herwin Halijas, Risal tetap bisa melepas umpan tarik ke gelandang serang Sedek Tuakia. Tanpa penjagaan, eks pemain Bhayangkara FC itu menceploskan bola ke gawang Gasma dengan leluasa.
Hanya enam menit setelah gol Sedek, Deltras kian perlebar jarak. Kali ini giliran ujung tombak Martinus Novianto yang catatkan nama di papan skor, setelah tendangannya dari luar kotak penalti tak mampu dijangkau kiper Gasma.
Tertinggal empat gol, Gasma baru menekan di pengujung waktu normal. Silih berganti Aan Sesario serta Rachmat Hidayat melakukan manuver berbahaya. Tapi, penyelesaian akhir yang belum mulus jadi penghalang dari gol hiburan.
Hingga peluit panjnag ditiup wasit Cahya Sugandi, skor 4-0 tak berubah. Kemenangan ini membuat Deltras FC finis di puncak klasemen Grup V dengan koleksi 7 poin. Anak-anak Sidoarjo pun berhak mengantongi satu tiket ke babak 16 besar.
Sementara itu, Gasma harus angkat koper dengan status juru kunci. Tim asuhan Deny Tarkas tersebut cuma mengantongi sebiji poin, hasil dari sekali imbang dan dua kekalahan.
Pada laga lain yang dihelat bersamaan, PS Siak melibas Perseden Denpasar 4-0 saat saling jajal di Stadion Jenggolo Sidoarjo. Tim asal itu berhak menemani Deltras FC ke babak 16 besar sebagai runner-up Grup V.
Berikut susunan pemain kedua tim :
Deltras FC Sidoarjo (4-3-3)
Dicki Agung Setiawan (GK); Wahyu Jati, Fa'it Alvin, Rio Fernando, Ricky Ananta; Gilang Oktavana, Naufal Aji (Taufiq Hidayat, 71'), Sedek Tuakia, Jiddan Nuur Zaindien (M. Aqsal Mustafa, 71'); Martinus Novianto (Muhammad Fardi, 82'), M. Risal Amin (Luthfi El Hakim, 82')
Gasma Enrekang (4-3-3)
Dandi R. (GK); Muhammad Gymnastiar, Sulqadri, Herwin Halijas, Fatrio (Muhammad Adriansyah, 45'); Farhan Ardiansyah, Surah Adrian, Muhammad Faisal (Imam Sarisan, 65' (Dandy Hawing, 79')); Fachrul Rizal, Rahmat Hidayat, Aan Sesario
