Catatan 9 Pemain Asing PSM di Musim 2023/24, Kenzo Paling Produktif

Makassar, IDN Times - Musim 2023/24 jadi salah satu periode penuh tantangan bagi PSM Makassar. Mereka finis di peringkat 11 Liga 1 dan gagal lolos ke babak gugur AFC Cup. Juku Eja bahkan harus berjuang keras untuk keluar dari papan bawah klasemen. Banyak faktor yang memengaruhi performa PSM, termasuk penampilan para pemain asing.
Di tengah ekspektasi tinggi, beberapa pemain mampu menunjukkan performa cemerlang. Meski begitu, ada juga yang sulit beradaptasi dan memberi dampak besar untuk tim. Berikut ini IDN Times mengulas penampilan delapan pemain asing PSM, termasuk Wiljan Pluim dan Everton Nascimento yang cuma tampil setengah musim.
1. Kenzo Nambu: top skorer PSM musim ini

Kenzo Nambu menjadi pencetak gol terbanyak bagi PSM Makassar pada musim 2023/24. Dalam 38 penampilannya, Nambu menyarangkan 14 gol dan memberikan 2 asis, dengan total waktu bermain mencapai 2.700 menit. Perannya sebagai mesin gol dadakan memberi warna tersendiri untuk tim.
Dengan skill positioning di dalam kotak penalti gawang, ia kerap menghadirkan bahaya. Kemampuan menciptakan peluang membuktikan bahwa dirinya memang gelandang serang yang serba bisa. Alhasil, saat lini depan sulit mencetak gol, Kenzo hadir sebagai pemecah kebuntuan.
2. Yuran Fernandes: tetap jadi tembok kokoh

Yuran Fernandes kembali menjadi bek tengah andalan di musim 2023/24. Dalam musim keduanya, ia kembali menunjukkan performa impresif dengan tampil sebanyak 38 kali di semua kompetisi, menghabiskan total 3.418 menit di lapangan. Yuran pun mencatakan rekor impresif di Liga 1 dengan 690 operan, 55 tekel, 154 intersep dan 83 sapuan.
Namun, di balik kontribusinya, Yuran harus menghadapi tantangan disiplin di lapangan. Bek asal Cape Verde tersebut mengoleksi total 7 kartu kuning sepanjang musim. Agresivitasnya dalam bermain kadang-kadang masih berujung pada pelanggaran. Meski demikian, kehadiran Yuran tetap menjadi elemen krusial bagi PSM.
3. Adilson da Silva: masih sering angin-anginan

Adilson da Silva baru pertama kali merumput di Indonesia musim ini. Ia tampil dalam 37 pertandingan dengan total waktu bermain 2.525 menit. Striker asal Portugal tersebut berhasil mencetak 11 gol dan memberikan 3 asis. Meskipun memberi kontribusi signifikan di sejumlah pertandingan, performanya secara keseluruhan dianggap tidak konsisten.
Performa yang fluktuatif agaknya menjadi perhatian bagi manajemen PSM. Dengan harapan tinggi yang dibebankan padanya sebagai salah satu ujung tombak serangan, Adilson diharap bisa tampil lebih stabil dan produktif. Evaluasi terhadap masa depannya di PSM kemungkinan besar akan dilakukan.
4. Victor Mansaray: penolong di putaran kedua

Selanjutnya adalah Victor Mansaray yang didatangkan pada bursa transfer tengah musim. Dengan kemampuan individu apik dan kemampuan positioning mumpuni, Victor dengan cepat beradaptasi. Pada musim 2023/24, ia tampil impresif dengan mencatatkan 16 kali penampilan (1.423 menit), mencetak 4 gol dan memberikan 3 asis.
Tampil cukup moncer di PSM musim ini, striker berpaspor Amerika Serikat tersebut menjadi incaran sejumlah klub untuk musim depan. Situasi ini membuat masa depan Victor di PSM menjadi sorotan tersendiri. Apakah ia akan tetap berseragam merah marun, atau malah pindah ke klub peserta Liga 1 lainnya?
5. Joao Pedro: belum bisa tampil maksimal

Joao Pedro mendapat tantangan berat di musim 2023/24. Winger asal Timor Leste tersebut harus bersaing ketat dengan para pilar inti seperti Yakob Sayuri, Yance Sayuri, dan Rizky Eka Pratama yang tampil lebih menonjol dan konsisten. Akibatnya, Pedro sering dimainkan sebagai pemain pengganti.
Sepanjang musim, Pedro cuma mencatatkan 15 kali penampilan dengan total waktu bermain 343 menit. Dari seluruh penampilan pemain berusia 25 tahun tersebut, dia tidak berhasil mencetak satu pun gol atau memberikan asis. Alhasil, kontrak satu musimnya dipastikan tak diperpanjang oleh manajemen.
6. Ze Paulo: penampilannya tak sesuai harapan

Selain Victor Mansaray, Ze Paulo didaratkan pada bursa transfer tengah musim. Gelandang serang asal Brasil tersebut diharap menjadi pengganti peran Wiljan Pluim yang hengkang ke Borneo FC. Tapi, Ze Paulo hanya mencatatkan sembilan kali penampilan di Liga 1 2023/24 dengan total 344 menit bermain.
Selama setengah musim, penampilannya jauh dari ekspektasi sebab ia tidak mampu mencetak gol atau memberikan asis. Cedera yang selalu mendera menjadi penyebab utama tipisnya kans gelandang 30 tahun tersebut untuk menunjukkan tajinya.
7. Kike Linares: hanya tampil sekali di Liga 1

Direkrut pada Juni 2023, Kike Linares memang kesulitan beradaptasi dan mendapat tempat di tim utama. Usai debut di babak play-off tiket wakil Indonesia ke Liga Champions Asia, ia harus menunggu hingga empat bulan untuk tampil di Liga 1 2023/24. Kike bahkan hanya bermain selama tiga menit pada laga pekan ke-16 melawan Arema FC.
Selebihnya, bek tengah berpaspor Filipina ini lebih sering menjadi penghangat bangku cadangan. Akibatnya, total waktu penampilan Kike bersama PSM Makassar hanya mencapai 166 menit di tiga pertandingan. Setelah hengkang dari Makassar, bek 24 tahun tersebut menerima pinangan klub Thailand yakni Lamphun Warrior FC.
8. Everton Nascimento: tetap tajam di AFC Cup

Everton Nascimento hengkang di bursa transfer tengah musim Liga 1 2023/24. Tapi ia mencatatkan 22 kali penampilan dengan total 1.360 menit bermain, serta menyumbangkan 4 gol dan 5 asis. Everton bahkan menjadi andalan PSM pada fase grup AFC Cup 2023/24.
Meski begitu, striker berpaspor Brasil tersebut baru resmi meninggalkan PSM pada Desember 2023, atau saat fase grup AFC Cup rampung. Usai hengkang dari Indonesia, Everton saat ini sedang bertualng ke Liga Lebanon. Ia sedang memperkuat klub papan atas Nejmeh sejak Februari 2024.
9. Wiljan Pluim: selalu krusial sebelum hengkang

Pemain terakhir di daftar ini adalah Wiljan Pluim, pemain asing pertama yang hengkang bahkan sebelum bursa transfer tengah musim Liga 1 2023/24 resmi dibuka. Masalah gaji disinyalir jadi alasan utamanya pergi. Sebelum angkat kaki ia mencatatkan 10 penampilan (751 menit) di semua ajang, mencetak satu gol dan menyumbang dua assist.
Tanpa kreativitas khas Pluim, performa PSM turun signifikan di putaran kedua. Pluim kini berseragam Borneo FC, dan telah berhasil membawa Pesut Etam meraih trofi juara Regular Series BRI Liga 1 2023/24. Meski begitu, ada rumor yang beredar bahwa ia akan segera gantung sepatu.
Itu tadi catatan delapan pemain asing PSM Makassar di sepanjang musim 2023/24. Siapa saja yang akan dipertahankan untuk musim depan?



















