Antarlini Persebaya Vs PSM, Siapa Bisa Jadi Pembeda di Laga Klasik?

- Pertandingan pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 mempertemukan Persebaya Surabaya dan PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo, dengan kedua tim sama-sama memakai formasi 4-3-3.
- Persebaya mengandalkan permainan bola pendek serta kreativitas Francisco Rivera, sementara PSM bertumpu pada organisasi pertahanan rapat dan visi serangan Savio Roberto di lini tengah.
- Laga ini jadi ajang penting bagi kedua tim yang ingin memutus tren negatif dua laga tanpa kemenangan, dengan duel lini depan Bruno Moreira versus Alex Tanque jadi sorotan utama.
Makassar, IDN Times - Pertandingan pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 menyuguhkan pertarungan taktis menarik karena kedua tim diprediksi menggunakan formasi serupa, 4-3-3. Berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada Rabu (25/2/2026) malam ini, Persebaya yang mengandalkan permainan bola pendek akan diuji oleh organisasi pertahanan rapat dan serangan balik cepat milik PSM Makassar.
Semakin sengit lantaran masing-masing kubu ingin mengakhiri tren negatif yang merundung mereka selama dua pertandingan beruntun. Lantas, siapa saja yang berpotensi menjadi pembeda dalam pertemuan rival di era Perserikatan dan Ligina tersebut? Sebagai pengantar, berikut ini IDN Times membahas kemampuan antarlini masing-masing kesebelasan, termasuk para pemain kunci.
1. Bek-bek PSM harus mampu meredam eksplosivitas para pemain sayap tuan rumah

Persebaya mempercayakan duet Leo Lelis dan Gustavo Fernandes untuk mengawal jantung pertahanan dari ancaman bola-bola udara PSM. Keberadaan Ernando Ari di bawah mistar memberi rasa aman tambahan, terlebih ia masuk peringkat 5 kiper dengan saves terbanyak sejauh ini yakni 71 kali. Sementara itu, bek sayap Arief Catur dan Jefferson dituntut disiplin untuk meredam kecepatan Rizky Eka Pratama yang sering melakukan penetrasi berbahaya dari sisi lapangan.
Di kubu PSM, kuartet Daffa Salman - Dusan Lagator - Yuran Fernandes - Aloisio Soares akan menjadi tembok tebal bagi serangan tuan rumah. Fokus utama lini belakang Juku Eja adalah mematikan pergerakan lincah Bruno Moreira dan Gali Freitas yang kerap menusuk ke dalam kotak penalti. Yuran Fernandes memiliki peran ganda sebagai komando pertahanan sekaligus inisiator serangan melalui umpan jauh ke lini depan.
2. Savio Roberto akan menjadi tumpuan kreasi serangan, tapi harus hadapi ketatnya lini tengah Persebaya

Lini tengah diprediksi menjadi kunci penentu hasil akhir pertandingan lewat pertempuran dua pemain Amerika Latin yakni Francisco Rivera dan Savio Roberto. Persebaya mengandalkan visi bermain Rivera dan Milos Raickovic untuk mengatur tempo serta menyuplai bola ke lini serang. Tanpa Toni Firmansyah yang absen akibat akumulasi kartu kuning, pemain muda Sadida Putra berpotensi diturunkan demi menjaga keseimbangan.
PSM mengandalkan trio Ananda Raehan, Gledson Paixao, dan Savio Roberto yang dikenal bisa melepas umpan terobosan dan memulai skema penyerangan. Duet Ananda dan Gledson akan bertugas sebagai perusak alur bola Persebaya, sementara Savio diharapkan mampu mengalirkan bola dengan efektif ke barisan depan. Duel fisik di area ini akan sangat krusial mengingat kedua tim sama-sama ingin memegang kendali penguasaan bola.
3. Penyerang muda Bajol Ijo, Alfan Suaib, berpotensi kembali dipercaya menjadi starter melawan Juku Eja

Sektor penyerangan Bajul Ijo kemungkinan masih bertumpu pada trisula Gali Freitas, Alfan Suaib, dan Bruno Moreira yang memiliki kelincahan serta teknik individu tinggi. Tanpa target man murni, tuan rumah kemungkinan besar akan memanfaatkan pergerakan cair antar pemain depan untuk membongkar koordinasi Yuran Fernandes dan kawan-kawan. Ketajaman Bruno Moreira dalam penyelesaian akhir menjadi ancaman nomor satu bagi gawang Reza Arya.
PSM diprediksi mengandalkan Alex Tanque sebagai ujung tombak yang didukung oleh Sheriddin Boboev dan Rizky Eka. Boboev, yang sedang dalam tren positif usai mencetak gol melawan Persija pekan lalu, diharap mampu memanfaatkan lebar lapangan untuk mengirim umpan silang. Meski belum mencetak gol sejak awal Januari, Alex Tanque tetap menjadi sosok berbahaya berkat positioning dan pergerakan tanpa bolanya.
Siapa yang akan menjadi penentu hasil akhir duel klasik ini? Saksikan pertandingan pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 antara Persebaya Surabaya versus PSM Makassar pada Rabu (25/2/2026) malam ini, pukul 21:30 WITA.















