Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Banyak Nakes di Sulsel Terpapar COVID-19 karena Kasus Meningkat

ilustrasi tenaga kesehatan. (ANTARA FOTO/Fauzan)
ilustrasi tenaga kesehatan. (ANTARA FOTO/Fauzan)

Makassar, IDN Times - Banyak tenaga kesehatan di Sulawesi Selatan yang terpapar COVID-19, termasuk sepuluh dokter anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar yang meninggal.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulsel Husni Tamrin mengakui kondisi itu. Menurut dia, banyaknya nakes yang terpapar virus corona SARS-CoV-2 karena mereka memang termasuk kelompok rentan.

"Namanya tenaga kesehatan dokter dan lain sebaginya itu kelompok rentan, karena langsung terpapar," kata Husni, Kamis (7/1/20210).

1. COVID-19 rentan terhadap penderita komorbid

ilustrasi tenaga kesehatan dan keluarga pasien (ANTARA FOTO/Fauzan)
ilustrasi tenaga kesehatan dan keluarga pasien (ANTARA FOTO/Fauzan)

Husni menuturkan, penularan akan lebih parah lagi bagi orang yang bergejala, apalagi jika orang itu memiliki penyakit komorbid. Hal ini tentu berlaku juga bagi tenaga kesehatan.

Pasien yang memiliki komorbid , ditambah dengan gejala-gejala COVID-19 seperti deman, batuk dan sesak napas tentu akan menyulitkan bagi orang yang terpapar.

"Contoh tanpa gejala itu betul sudah positif tapi tidak batuk. Tapi kalau yang bergejala batuk itu terhambur. Itu memang tenaga kesehatan kita lebih rentan," katanya. 

2. Banyak nakes terpapar karena kasus meningkat

Seorang tenaga kesehatan melambaikan tangan sebelum memberikan makanan kepada pasien positif COVID-19 di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Bandung, Jawa Barat, Senin (13/7/2020) (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Seorang tenaga kesehatan melambaikan tangan sebelum memberikan makanan kepada pasien positif COVID-19 di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Bandung, Jawa Barat, Senin (13/7/2020) (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

Sejak pandemik COVID-19, tercatat sudah ada 10 dokter yang meninggal dunia karena melawan pandemik COVID-19. Itu baru di Makassar, belum di daearah lainnya.

Husni menyebutkan sejauh ini sudah ada ratusan orang tenaga kesehatan yang telah terpapar COVID-19, itu sudah termasuk dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya. Banyaknya nakes yang terpapar sedikit banyak juga dipengaruhi oleh peningkatan kasus yang masih belum menunjukkan tanda penurunan.

"Kasus meningkat otomatis intensitas kerjanya juga meningkat. Jadi memang kita harus menata ini tenaga kesehatan kita agar tidak drop termasuk imunitasnya," katanya.

3. Nakes ditempatkan di hotel

Ilustrasi nakes APD (ANTARA FOTO/Fauzan)
Ilustrasi nakes APD (ANTARA FOTO/Fauzan)

Untuk melindungi para nakes, pemerintah pun telah menyiapkan hotel untuk nakes sebagai tempat karantina. Tujuannya agar tidak menulari keluarga mereka.

Husni menjelaskan nakes yang telah bertugas di rumah sakit akan pulang ke hotel yang telah disiapkan. Di sana, hotel akan terus disterilkan untuk mencegah COVID-19.

"Itu juga yang membuat nakes kita di Sulsel tidak banyak terpapar, bukan hanya masyarakat kita urus nakes juga kita urus," katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ashrawi Muin
Aan Pranata
Ashrawi Muin
EditorAshrawi Muin
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

40 Quotes Ustadz Hanan Attaki yang Menyentuh Hati, Relate!

11 Feb 2026, 13:12 WIBNews