Lahan Terbatas, Lima Jenazah Bisa Ditumpuk dalam Satu Liang  

Pemkot Makassar siapkan perluasan lahan TPU Sudiang

Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota Makassar tengah mengupayakan perluasan dan penambahan lahan untuk kompleks tempat pemakaman umum (TPU). Lahan yang tersedia saat ini sangat terbatas dan diperkirakan akan penuh dalam satu hingga dua tahun ke depan.

Unit Pelaksana Teknis Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar saat ini mengelola tujuh kompleks TPU. Namun lahan yang tersedia untuk pembukaan liang makam baru hanya tersisa di satu lokasi, yakni TPU Islam Sudiang.

"Untuk enam TPU lain sudah ditutup, kecuali untuk pemakaman tumpang tindih atau ditumpuk. Ini pun hanya bagi jenazah yang punya hubungan keluarga," kata Kepala UPT Pemakaman Sitti Khadijah Amiruddin di Makassar, Rabu (3/7).

Baca Juga: Tahun Depan, Lahan Pemakaman Umum di Makassar Diperkirakan Penuh

1. Pemakaman tumpang tindih bisa untuk lima jenazah

Lahan Terbatas, Lima Jenazah Bisa Ditumpuk dalam Satu Liang  Ilustrasi TPU (IDN Times/Axel Jo Harianja)

Khadijah mengatakan, pemakaman tumpang tindih berarti memakamkan jenazah di dalam liang yang telah lebih dulu terisi. Tak hanya dua, satu liang bisa digunakan untuk menumpuk hingga maksimal lima jenazah.

Pemakaman tumpang tindih tidak boleh sembarangan. Jarak pemakaman antara satu jenazah dengan yang lain minimal lima tahun. Selain itu, harus ada pernyataan yang membenarkan bahwa pemakaman betul-betul dilakukan di liang keluarga.

"Jangan sampai ada yang komplain karena bukan keluarga. Makanya wajib lapor dulu kepada kami dengan surat pernyataan," ucapnya.

2. Pembebasan lahan tambahan di TPU Sudiang sementara berproses

Lahan Terbatas, Lima Jenazah Bisa Ditumpuk dalam Satu Liang  (Ilustrasi makam) IDN Times/Vanny El Rahman

TPU Islam Sudiang sebagai satu-satunya kompleks pemakaman yang tersedia di Kota Makassar dibuka sejak tahun 1998. Saat ini luasnya mencapai 12 hektare, dan telah tiga kali melewati pembebasan lahan tambahan.

Khadijah mengungkapkan, setiap hari rata-rata ada sepuluh penggalian liang baru di TPU Sudiang. Yang terisi enam hingga tujuh. Diperkirakan lahan yang tersedia akan penuh paling cepat tahun 2020, sehingga pihaknya mengupayakan penambahan lahan di sekitarnya.

"Kita sudah menyurat ke Pertanahan untuk pembebasan lahan. Kebetulan ada warga yang mau menjual lahannya seluas 1 hektare di dekat TPU. Tapi kalau ada pembebasan lahan lain, akan lebih bagus lagi," Khadijah menambahkan.

3. Pembukaan TPU di Manggala menunggu penyediaan akses jalan

Lahan Terbatas, Lima Jenazah Bisa Ditumpuk dalam Satu Liang  Dok. IDN Times/Istimewa

Sebelumnya, Penjabat Wali Kota Makassar Muhammad Iqbal Suhaeb mengungkapkan rencana pembukaan kompleks pemakaman baru di Kecamatan Manggala. Pemkot telah merampungkan pembebasan lahannya. Khadijah memastikan lahan tersebut akan diperuntukkan bagi kompleks pemakaman Kristen.

Belum bisa dipastikan kapan kompleks pemakaman baru di Manggala akan mulai dibuka. Sebab sampai saat ini lahan yang tersedia belum punya akses jalan masuk.

"Dalam waktu dekat saya akan menghadap pak Pj (Wali Kota) untuk membahas kondisi pemakaman di Makassar. Termasuk soal di Sudiang, yang butuh perbaikan akses jalan masuk, begitu juga TPU Kristen Manggala," kata Khadijah.

Baca Juga: 18 Ribu Calon Haji Siap Berangkat via Embarkasi Hasanuddin Makassar

Topik:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya