Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

KPU dan Bawaslu Minahasa Utara Diduga Terlibat Pergeseran Suara Partai

Kota Manado
KPU dan Bawaslu Minahasa Utara Diduga Terlibat Pergeseran Suara Partai
Ilustrasi pemilu (IDN Times/Esti Suryani)
  • Tiga anggota PPK Likupang Barat diduga menggeser suara partai lain ke Partai Bulan Bintang (PBB) saat rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat provinsi.
  • Ketiga anggota PPK tersebut mengakui terlibat dan mengklaim sebagai korban karena mendapat perintah dari atasan, yaitu YH dan FB.
  • Penambahan suara PBB dilakukan di 26 TPS Likupang Barat dengan total penambahan 48 suara, yang memicu klarifikasi dari KPU Sulut terhadap pihak terkait.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Manado, IDN Times – Tiga dari lima anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Likupang Barat, Sulawesi Utara (Sulut), diduga menggeser suara partai lain ke Partai Bulan Bintang (PBB). Hal itu terungkap dari rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat provinsi beberapa waktu lalu.

Oknum Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) berinisial YH dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Minahasa Utara berinisial FB diduga terlibat. KPU Sulawesi Utara pun telah mengundang KPU Minut dan PPK Likupang Barat untuk klarifikasi pada Selasa (12/3/2024).

“Prosesnya sudah kita lakukan kemarin untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran kode etik lewat proses pengawasan internal yang diatur dalam PKPU,” jelas Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Sulut, Meidy Tinangon, Rabu (13/3/2024).

  1. 1.Berawal dari pertemuan tengah malam

    Pengacara, Supriyadi Pangellu dan Suhempri Suot, dan tiga anggota PPK Likupang Barat, Axel Sasela, Saptono, dan Sahril Hugrusi. IDNTimes/Istimewa
    Pengacara, Supriyadi Pangellu dan Suhempri Suot, dan tiga anggota PPK Likupang Barat, Axel Sasela, Saptono, dan Sahril Hugrusi. IDNTimes/Istimewa

    Tiga anggota PPK Likupang Barat, yaitu Saptono (ketua), Sahril Hugrusi, dan Axel Sasela telah mengakui bahwa mereka terlibat. Namun, ketiganya mengklaim sebagai korban karena mendapat perintah dari atasan, yaitu YH dan FB.

    Awalnya, ketiganya dihubungi oleh YH untuk bertemu di Kantor Panwascam Likupang Barat pada 22 Februari 2023 sekitar pukul 01.00 Wita. Di sana, mereka diminta tak menggeser bahkan menambah suara caleg tertentu.

    Kemudian pada 23 Februari 2024, Saptono mendapat pesan dari FB yang meminta agar suara caleg PBB, Putra Saleh, tidak bergeser. Bahkan, Saptono diminta menambah 100 suara untuk Saleh.

  2. 2.PPK Likupang Barat hanya bisa tambah 48 suara

    Ilustrasi bendera parpol peserta pemilu 2024. (IDN Times/Muhammad Nasir)
    Ilustrasi bendera parpol peserta pemilu 2024. (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Saleh yang hanya mendapat 968 suara diharapkan mampu mendapat 1.068. Namun, PPK Likupang Barat hanya bisa menambah 48 suara.

    Jumlah tersebut diambil dari Partai NasDem, Buruh, PKS, dan PAN di 26 TPS yang ada di Likupang Barat. Pada 24 Februari 2024 usai finalisasi Sirekap sekitar pukul 11.00 Wita, Saptono mengatakan kepada Sahril dan Axel bahwa ia telah menambah suara Putra Saleh.

    Keduanya mengaku kaget dan bertanya alasan penambahan suara. Saptono mengaku hanya diperintah oleh YH.

  3. 3.KPU Minut diminta terbuka

    Tiga anggota PPK Likupang Barat, Axel Sasela, Saptono, dan Sahril Hugrusi, yang diduga terlibat pergeseran suara partai di 26 TPS di Likupang Barat, Minut, Sulawesi Utara. IDNTimes/Istimewa
    Tiga anggota PPK Likupang Barat, Axel Sasela, Saptono, dan Sahril Hugrusi, yang diduga terlibat pergeseran suara partai di 26 TPS di Likupang Barat, Minut, Sulawesi Utara. IDNTimes/Istimewa

    Kuasa hukum ketiga anggota PPK Likupang tersebut, Supriyadi Pangellu, mengatakan kliennya dan PBB kooperatif meski sudah terlibat penggeseran suara. Ia hanya meminta KPU dan Bawaslu Minut turut bertanggung jawab karena terlibat.

    “Mana mungkin mereka berani bertindak jika tidak ada perintah dari atasan,” katanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More