Wali Kota Makassar Turun Atur Lalu Lintas, Tegur Pengendara Melanggar

Makassar, IDN Times - Aksi pengendara yang nekat melawan arus di Jalan Dr Leimena, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, menimbulkan kemacetan parah. Kondisi tersebut terjadi pada Sabtu (12/4/2025).
Kemacetan ini menjadi sorotan usai Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung ke lokasi. Pada kesempatan itu, dia langsung menegur para pelanggar lalu lintas.
1. Munafri turut mengatur lalu lintas

Saat melintas di lokasi, Munafri yang melihat kemacetan ini turun dari kendaraan dinasnya. Dia lalu membantu petugas Dinas Perhubungan (Dishub) mengatur lalu lintas yang sempat tersendat.
Aksinya pun terekam dalam video dan tersebar luas di media sosial. Dalam rekaman video tersebut, Munafri tampak menegur tegas sejumlah pengendara yang melanggar aturan.
“Kenapa Bapak melanggar? Apa masalah ta? Bapak nda sekolah? Itu kenapa harus melanggar? Bikin macet Pak. Tidak bisa Pak! Tidak boleh!” ucap Munafri kepada salah satu pengendara mobil yang melawan arus.
2. Jalan Leimena sering menjadi langganan kemacetan

Jalan Leimena merupakan akses alternatif yang menghubungkan Kecamatan Manggala, Tamalanrea, dan Panakkukang. Sejak dibukanya jalur tersebut pada 2024 lalu, kawasan ini sering menjadi langganan kemacetan akibat banyaknya pengendara yang memaksa melawan arus demi mempercepat waktu tempuh.
Jalur ini merupakan akses yang menjadi alternatif langsung untuk simpang tiga Jalan Perintis dan Jalan Leimena (Antang). Jalan yang seharusnya hanya satu arah itu kerap macet parah akibat pengendara mobil maupun motor nekat menerobos arus lalu lintas melawan arah.
3. Menuai beragam tanggapan dari warganet

Tindakan spontan Munafri ini menuai beragam tanggapan dari warganet. Sebagian besar memberikan dukungan dan mengapresiasi langkah tegas Munafri dalam menangani langsung persoalan lalu lintas yang sudah lama dikeluhkan masyarakat.
"Good job, wali kotanya sudah bagus, tinggal masyarakatanya harus ikut kerja sama," tulis akun andi.dedirisaldi51.
Takl jarang warga merasa kesal dengan kondisi yang terus berulang, terutama di jam-jam sibuk. Tidak hanya pengendara motor, mobil pribadi hingga angkutan umum kerap memanfaatkan celah untuk melawan arus yang akhirnya menyebabkan kemacetan parah.
"Mantap Pak Wali. Di Jalan Dr Leimena dengan Ir Sutami paling banyak pengendara yang tidak tahu aturan. Giliran terjadi kecelakaan, malah dia paling ngegas," tulis akun ismailidrus90.


















