Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Wali Kota Makassar Percepat Pemasangan CCTV di Lingkungan Warga
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto. IDN Times/Asrhawi Muin

Makassar, IDN Times - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto menyebut kasus penculikan dan pembunuhan anak di daerahnya baru-baru ini, antara lain terjadi karena kurangnya pengawasan di lingkungan. Karena itu, dia akan mempercepat pemasangan CCTV di lingkungan warga.

Pemerintah Kota Makassar berencana menempatkan tambahan kamera pengintai untuk mencegah kriminalitas. CCTV tidak hanya dipasang di tempat-tempat publik, melainkan juga di pemukiman warga, terutama lorong-lorong.

"Saya akan mempercepat CCTV 4.500 tahun ini. Saya akan adakan CCTV yang tidak lain adalah mempertinggi kualitas pengawasan lingkungan kita. Yang sudah terpasang 2000," kata Danny di Balai Kota Makassar, Rabu (11/1/2023) malam.

1. Meningkatkan kewaspadaan di lingkungan

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. IDN Times/Asrhawi Muin

Selain dalam bentuk CCTV,  Pemerintah Kota Makassar juga akan meningkatkan kewaspadaan di lingkungan secara langsung. Danny akan mengaktifkan kontainer-kontainer sebagai titik pengawasan lingkungan terdekat.

Pengawasan juga tidak hanya di lingkungan pemukiman penduduk saja, melainkan di sekolah. Hal ini mengingat sekolah menjadi tempat beraktivitasnya anak-anak.

"Semua sekolah melakukan pengawasan dalam penjemputan dan pengantaran anak dan selalu memproteksi dan melihat prilaku anak kita," kata Danny.

2. Maksimalkan program Jagai Anak ta

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. IDN Times/Asrhawi Muin

Danny juga menyinggung soal program Jagai Anak ta yakni program Pemerintah Kota Makassar yang berfokus pada perlindungan anak. Melalui program ini, masyarakat, khususnya orang tua, diedukasi untuk berperan sebagai sensor sosial dalam mendeteksi dini masalah yang kerap melibatkan anak-anak.

Menurutnya, kasus ini merupakan bukti paling nyata bahwa anak memang wajib dilindungi oleh masyarakat, terutama keluarga. Karena itu, program Jagai Anak ta harus dimaksimalkan lebih jauh lagi.

"Maka dengan itu pemerintah kota akan menekankan program Jagai Anak ta ini ke semua keluarga. Saya perintahkan semua camat lurah RT RW," kata Danny.

3. Danny sayangkan kasus pembunuhan anak

Ilustrasi penondongan pistol. (IDN Times/Aditya Pratama)

Danny pun menyayangkan terjadinya kasus seperti ini di daerah pemerintahannya. Pasalnya, bukan hanya korban yang merupakan anak-anak tapi juga para pelaku termasuk masih remaja.

Ironisnya, pelaku menculik dan membunuh korban dengan tujuan untuk menjual organ tubuhnya. Pelakunya merupakan dua orang remaja yakni masing-masing adalah AR (17) dan AF (14), sedangkan korbannya merupakan seorang anak bernama Fadli (11). 

"Kasus penculikan anak dengan pembunuhan ini sangat memiriskan hati. Korbannya umur 9 tahun, di bawah umur. Pelakunya 14-17 tahun, di bawah umur. Kuncinya adalah karena anak tidak dijaga dengan baik," kata Danny.

Editorial Team

Related Article