RSUD Syekh Yusuf Kebakaran, Pemkab Gowa Pastikan Layanan Tetap Berjalan

- Kebakaran melanda RSUD Syekh Yusuf Gowa saat Salat Jumat, memicu kepanikan namun berhasil ditangani cepat tanpa korban jiwa, dengan dua bangunan lama terdampak yaitu IPSRS dan Radiologi.
- Wakil Bupati Gowa meninjau lokasi dan memastikan pasien serta tenaga kesehatan aman, sambil meminta peningkatan kewaspadaan terhadap keselamatan fasilitas pelayanan kesehatan di daerah tersebut.
- Pemkab Gowa berkoordinasi dengan Pemprov Sulsel dan Kemenkes untuk pemulihan fasilitas, sementara layanan rumah sakit di area tidak terdampak mulai berjalan normal secara bertahap.
Makassar, IDN Times - Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, meninjau lokasi kebakaran di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Jumat (29/5/2026). Peninjauan tersebut bertujuan memastikan kondisi pasien, pelayanan rumah sakit, serta penanganan pascakebakaran berjalan dengan baik.
Dalam kunjungannya, Darmawangsyah memastikan seluruh pasien dan tenaga kesehatan berada dalam kondisi aman. Kebakaran sebelumnya terjadi di salah satu area rumah sakit tersebut.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Ke depan saya minta Pak Dirut beserta jajaran untuk lebih hati-hati dan mawas lagi. Persoalan rumah sakit ini sangat krusial terkait dengan pelayanan kesehatan kita di Kabupaten Gowa," kata Darmawangsyah.
1. Dua bangunan terdampak kebakaran

Kebakaran terjadi saat pelaksanaan Salat Jumat dan sempat memicu kepanikan di area rumah sakit. Meski begitu, proses evakuasi pasien dan penanganan api berlangsung cepat sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Darmawangsyah menyebut ada dua bangunan lama yang terdampak dalam peristiwa tersebut. Kedua bangunan itu yakni fasilitas Instalasi Pengelolaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS) dan Instalasi Radiologi.
"Saya mendapatkan informasi yang terbakar adalah fasilitas IPSRS, ruangan mesin foto rontgen. Total ada dua gedung, tapi bukan gedung utama. Jadi nanti pelayanan tetap bisa berjalan," jelasnya.
2. Pemkab Gowa siapkan langkah pemulihan

Pemkab Gowa, lanjut Darmawangsyah, akan bergerak cepat mengupayakan pemulihan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak terganggu dalam jangka panjang. Pemkab Gowa juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kementerian Kesehatan RI terkait dukungan pemulihan fasilitas yang terdampak.
"Insyaallah Pemkab Gowa akan mencari solusi tercepat untuk memulihkan kerugian yang terjadi. Kita akan berkoordinasi dengan Pak Gubernur secepatnya dan Kemenkes untuk meminta perhatian agar kita bisa membangun kembali bangunan dan mengganti peralatan yang rusak," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Darmawangsyah turut menyampaikan apresiasi kepada tim gabungan yang bergerak cepat memadamkan api dan mengevakuasi pasien. Tim gabungan itu terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, BPBD, hingga bantuan armada dari Pemerintah Kota Makassar.
3. Seluruh pasien berhasil dievakuasi

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Syekh Yusuf Gowa, dr. Gaffar, mengatakan seluruh pasien di area terdampak berhasil dievakuasi dengan aman. Proses evakuasi berlangsung sesuai prosedur keselamatan rumah sakit.
Dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan pelayanan akibat kebakaran tersebut. Rumah sakit memastikan pelayanan di area yang tidak terdampak tetap diupayakan berjalan secara bertahap dan terkoordinasi.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat insiden ini. Fokus utama kami adalah memastikan seluruh pasien tetap mendapatkan pelayanan dan perawatan terbaik serta berada dalam kondisi aman," ungkap Gaffar.
Gaffar turut mengapresiasi kesigapan tenaga kesehatan, staf rumah sakit, petugas pemadam kebakaran, aparat keamanan, dan masyarakat yang membantu proses evakuasi saat kebakaran terjadi. Operasional pelayanan rumah sakit di area yang tidak terdampak kini mulai kembali berjalan normal secara bertahap dan terkoordinasi.


















