Munafri Lepas 12 Ribu Pelari di Makassar Half Marathon 2026

- Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melepas lebih dari 12 ribu pelari dalam Makassar Half Marathon 2026 yang digelar di Anjungan Pantai Losari dengan suasana penuh antusiasme.
- Penyelenggaraan MHM 2026 menghadirkan konsep hybrid untuk kategori 10K dan 21K serta fitur Makassar Move, sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai destinasi sport tourism.
- Event ini turut menggerakkan ekonomi lokal dengan meningkatnya kunjungan ke hotel, restoran, kafe, dan UMKM selama kegiatan berlangsung di Kota Makassar.
Makassar, IDN Times - Ribuan pelari memadati kawasan Anjungan Pantai Losari saat mengikuti Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu (30/5/2026). Ajang olahraga tahunan yang menjadi salah satu event lari terbesar di Indonesia Timur itu diikuti lebih dari 12 ribu peserta dari berbagai daerah.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara langsung melepas peserta dan turut ambil bagian dalam kategori 10 kilometer (10K). Sejak pagi, suasana di kawasan start dipenuhi antusiasme peserta yang datang dari berbagai kabupaten di Sulawesi Selatan hingga sejumlah provinsi di Indonesia.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Makassar Half Marathon 2026 resmi saya lepas. Semoga kegiatan ini berjalan tertib, aman, lancar, dan seluruh peserta dapat mengikuti rambu-rambu serta aturan yang telah disiapkan panitia,” kata Munafri saat melepas peserta.
Turut hadir dan ikut berlari dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar, serta jajaran organisasi perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Makassar.
1. MHM dinilai dorong gaya hidup sehat

Usai mengikuti lomba kategori 10K, Munafri mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam MHM 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat.
“Hari ini alhamdulillah kegiatan berjalan dengan sangat baik dan didukung oleh cuaca yang sangat bersahabat. Kita berharap kegiatan ini tidak hanya dapat memacu prestasi, tetapi juga menjadikan Kota Makassar sebagai kota yang memiliki gaya hidup sehat,” ujarnya.
Munafri menilai popularitas olahraga lari terus meningkat dan mampu membangun kebersamaan di tengah masyarakat. Karena itu, MHM menjadi ruang silaturahmi bagi para pelari dari berbagai daerah yang datang ke Makassar.
“Kita berharap dengan adanya event ini, rekan-rekan pelari di Kota Makassar bisa saling berlebaran atau berkumpul bersama,” katanya.
2. Hadirkan inovasi baru dan dorong sport tourism

Tahun ini, penyelenggaraan MHM menghadirkan sejumlah inovasi baru. Salah satunya penerapan konsep hybrid untuk kategori 10K dan 21K serta peluncuran fitur Makassar Move pada aplikasi Lontara Plus.
Munafri menjelaskan, lebih dari 12 ribu pelari mengikuti berbagai kategori yang diperlombakan. Setelah kategori 10K digelar pada hari pertama, kategori 21K dijadwalkan berlangsung pada Minggu (31/5/2026).
“Pada tahun ini, acara diikuti oleh lebih dari 12.000 pelari yang hadir dalam berbagai kategori. Hari ini fokus untuk kategori 10K, dan besok kita akan berlari untuk kategori 21K,” jelasnya.
Ia juga menilai MHM telah berkembang menjadi lebih dari sekadar ajang olahraga. Event tersebut dinilai mampu memperkuat posisi Makassar sebagai destinasi sport tourism yang menarik bagi wisatawan dan komunitas olahraga.
3. Beri dampak bagi UMKM dan sektor pariwisata

Selain mendorong olahraga, MHM juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal. Kehadiran ribuan peserta dan pendukung dari berbagai daerah turut meningkatkan aktivitas sektor perhotelan, restoran, kafe, hingga UMKM.
Hotel dan pusat kuliner di Kota Makassar tercatat ramai dikunjungi selama penyelenggaraan kegiatan. Kondisi ini menunjukkan event olahraga mampu menjadi penggerak ekonomi daerah.
“Hal yang tidak kalah penting adalah sektor UMKM dan industri hotel, restoran, kafe dapat terus tumbuh melalui kegiatan-kegiatan seperti ini di Kota Makassar,” ujar Munafri.
Pemerintah Kota Makassar berkomitmen terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan MHM agar dapat berkembang menjadi event lari berstandar internasional.
“Kami akan melakukan peningkatan yang lebih baik lagi dari tahun ke tahun demi meningkatkan standar kualitas kegiatan ini menuju kualitas internasional,” pungkasnya.



















