Ilustrasi pelabuhan kelolaan Pelindo Regional 4. (Dok. Istimewa)
Kinerja positif juga terlihat pada arus kapal yang tumbuh 6 persen secara year-on-year. Kondisi ini mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pelayanan kapal di seluruh wilayah kerja Pelindo Regional 4.
Balikpapan mencatat pertumbuhan tertinggi berkat meningkatnya aktivitas kapal tongkang batu bara dan kapal penumpang. Ternate berada di posisi berikutnya dengan tambahan arus kapal penumpang dan kegiatan Lawui.
Samarinda juga mengalami peningkatan kunjungan tugboat dan tongkang di kawasan Muara Muntai dan Muara Pegah. Sementara Bontang bertumbuh pada segmen kapal curah dan tugboat-tongkang, sedangkan Ambon mencatat peningkatan aktivitas kapal ro-ro, kapal penumpang, serta kapal pengangkut BBM.
Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari sinergi antara Pelindo Regional 4 dan anak usaha dalam mengoptimalkan pelayanan di pelabuhan.
"Kami terus melakukan penguatan layanan operasional, peningkatan kinerja dan produktivitas, serta pemanfaatan peluang pasar di setiap wilayah kerja. Hasilnya terlihat dari pertumbuhan arus peti kemas dan penumpang yang positif serta kemampuan sejumlah pelabuhan mencatatkan kinerja terbaik di masing-masing sektor layanan," katanya.
Menurut Yusida, Pelindo Regional 4 akan terus meningkatkan kualitas pelayanan kapal, barang, dan penumpang melalui penguatan infrastruktur dan suprastruktur pelabuhan, digitalisasi layanan, serta kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar konektivitas logistik nasional semakin efisien dan kompetitif.