Stok Hewan Kurban di Sulsel Aman, Sapi Capai 81 Ribu Ekor

- Stok hewan kurban di Sulsel aman dengan ketersediaan sapi 81.875 ekor, kerbau 5.354 ekor, dan kambing 51.639 ekor, melebihi kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha 1447 H.
- Sulsel tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal tetapi juga mengirim ternak ke luar daerah seperti Kalimantan, sebagian besar berasal dari peternak lokal.
- Kebutuhan tertinggi berada di Kota Makassar dengan pasokan hewan kurban yang disuplai dari berbagai daerah seperti Sinjai, Gowa, dan Bone.
Makassar, IDN Times - Ketersediaan hewan kurban di Sulawesi Selatan menjelang Iduladha 1447 Hijriah berada dalam kondisi aman. Data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel menunjukkan jumlah stok masih berada di atas kebutuhan masyarakat.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Sriyanti Haruni, menyebutkan ketersediaan sapi tercatat sebanyak 81.875 ekor. Sementara itu, kebutuhan berada di angka 57.879 ekor.
Untuk kerbau, jumlah stok mencapai 5.354 ekor dengan kebutuhan 41 ekor. Adapun kambing tersedia 51.639 ekor, sedangkan kebutuhan 4.188 ekor.
"Ada neraca atau ada selisih antara ketersediaan dan kebutuhan masih di-range yang cukup," kata Sriyanti, Sabtu (25/4/2026).
1. Sulsel juga kirim ke luar daerah

Ketersediaan tidak hanya mencukupi untuk memenuhi permintaan lokal. Kondisi ini juga memberikan ruang cadangan menjelang hari raya.
Sriyanti menjelaskan sebagian besar hewan kurban yang beredar berasal dari peternak lokal. Bahkan, Sulsel juga mengirim ternak ke luar daerah.
"Untuk saat ini rata-rata masih punya kita sendiri, malah kita itu mengeluarkan ke daerah Kalimantan," katanya.
2. Permintaan tertinggi di Makassar

Sriyanti mengungkapkan kebutuhan hewan kurban tertinggi saat ini berada Kota Makassar. Wilayah ini menjadi daerah dengan permintaan paling besar dibandingkan daerah lain di Sulsel seiring jumlah penduduknya yang lebih banyak.
"Kota Makasar paling banyak tentunya di sana permintaan hewan kurbannya. Kemudian di daerah Gowa juga, kemudian yang ketiga itu di daerah Bone," katanya.
3. Pasokan Makassar disuplai dari berbagai daerah

Khusus Makassar, pasokan hewan kurban datang dari berbagai daerah di Sulsel, seperti Sinjai, Gowa, dan Bone. Sementara Gowa cenderung memenuhi kebutuhan dari wilayah sendiri.
"Apalagi kalau Bone, kan itu daerah paling banyak ternaknya di Sulawesi Selatan. Tentunya dia juga selain untuk penghasil sendiri, dia juga akan mensuplai daerah-daerah lain," kata Sriyanti.


















