Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    It helps you see more of our articles when you search on Google
    Respons PT IMIP Morowali soal Pekerja Tewas akibat Kebakaran Crane
    Gunawan, pekerja PT DSI Morowali yang tewas terbakar dalam crane / Istimewa

    Makassar, IDN Times -- PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah (Sulteng) bakal memberikan santunan kepada keluarga Gunawan, operator hoist crane PT Dexin Steel Indonesia (DSI).

    Gunawan merupakan korban tewas dalam insiden kebakaran di departemen PT DSI Morowali Kecamatan Bahodopi, Morowali pada Jumat (25/10/2024) sekitar 16.40 Wita.

    1. Perusahan beri santunan

    Pekerja PT DSI Morowali saat evakuasi jenazah rekannya, Gunawan yang tewas terbakar di dalam crane, Jumat (25/10/2024) sore / Istimewa

    Media Relation PT IMIP, Dedi Kurniawan mengatakan perusahaan akan memberikan santunan kepada ahli waris korban. Namun Dedi tidak menyebutkan secara detail nominal santunan yang bakal diberikan.

    "Insya Allah ada (santunan)," Head Media Relation PT IMIP, Dedi Kurniawan kepada IDN Times, Minggu (27/10/2024).

    Tak hanya itu, Dedi juga mengaku bakal menanggung seluruh biaya pemakaman korban kebakaran.

    "Selain dari BPJS, perusahaan juga menanggung seluruh biaya termasuk penguburan jenazah," tuturnya.

    2. Kebakaran diduga akibat letupan sumur pembuangan limbah

    Detik-detik pekerja atas nama Gunawan terbakar dalam crane / Istimewa

    Sebelumnya diberitakan, kebakaran terjadi departemen PT Dexin Steel Indonesia (DSI) Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng). Satu pekerja atas nama Gunawan tewas terbakar dan dua rekannya mengalami luka-luka.

    Peristiwa tersebut terjadi di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Kecamatan Bahodopi, Morowali pada Jumat (25/10/2024) sekitar 16.40 Wita.

    Kapolres Morowali AKBP Suprianto yang dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut. Dia mengatakan kebakaran terjadi akibat letupan di sumur pembuangan limbah perusahaan DSI.

    "Habis letupan terjadi kebakaran, 1 orang meninggal dia operator cranenya, 2 (rekannya) luka ringan, yang luka ringan yang menolong," kata Suprianto saat dihubungi IDN Times, Jumat (25/10/2024).

    Suprianto mengungkapkan, dugaan sementara saat terjadi pembuangan limbah ke sumur ada percikan atau letupan iyang menyebabkan kebakaran.

    "Posisi cranenya berada di atas sumur pembuangan jadi operatornya luka bakar (meninggal)," ujarnya.

    3. TKP ditutup sementara

    Para pekerja PT DSI Morowali berdiri di dekat lokasi kebakaran / Istimewa

    Saat ini, pihaknya telah memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP) namun belum bisa masuk ke dalam TKP kebakaran karena kondisinya masih panas.

    "TKP kita suruh tutup sementara sambil memeriksa saksi-saksi seperti apa kejadiannya," tukasnya.

    Sementara untuk penyebab pastinya, Suprianto mengaku masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

    "Penyebabnya kita masih selidiki, belum diketahui kita belum bisa olah TKP," tandasnya.

    4. Penyebabnya masih dalam proses investigasi

    Suasana PT DSI Morowali saat kebarakan terjadi / Istimewa

    Sementara, Head Media Relation PT IMIP, Dedi Kurniawan mengatakan kebakaran terjadi kebakaran di PT DSI di area departemen stainles stell.

    "Benar, peristiwanya terjadi sekitar pukul 16.30 Wita," bebernya.

    Namun, Dedi menyebut hanya ada dua orang korban dalam peristiwa ini, yakni Gunawan korban tewas dan satu rekannya yang alami luka ringan.

    "Dua orang karyawan menjadi korban. Satu karyawan meninggal dunia dan satu luka ringan. Mengenai penyebab kecelakaan masih dalam proses investigasi," pungkasnya.

    Curated For You

    Editorial Team

    Related Article