Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat)
Dari pemeriksaan awal, Aan mengaku menganiaya Jamil karena sakit hati. Keduanya diketahui bekerja di tempat usaha pemotongan ayam milik Haji Soekardi.
Menurut pengakuan Aan, Jamil kerap menyebutnya malas bekerja. Aan juga mengaku sakit hati setelah diberhentikan pemilik usaha dan diminta tidak lagi datang bekerja.
"Yang jelas, setelah kami amankan tadi, kami langsung menanyakan kepada tersangka terkait motifnya. Pengakuannya, motifnya karena sakit hati," kata Ismailboby.
Polisi masih mendalami pengakuan tersebut untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan tiga anggota keluarga meninggal dunia. Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk pisau yang diduga digunakan Aan untuk menganiaya korban.
Aan menunjukkan lokasi pembuangan pisau tersebut kepada polisi. Petugas kemudian mencari dan mengamankan barang bukti itu, serta menyita pakaian yang diduga digunakan tersangka saat kejadian.
Sementara itu, dua telepon seluler milik korban masih dalam pencarian karena disebut tercecer setelah kejadian.