Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Polisi Periksa Kontraktor Stadion Mattoanging Pekan Depan

Kota Makassar
Polisi Periksa Kontraktor Stadion Mattoanging Pekan Depan
Evakuasi remaja tenggelam di kubangan di Stadion Mattoanging, Minggu (23/5/2021). IDN Times/Istimewa
Share Article

Makassar, IDN Times - Penyidik Polsek Mariso menjadwalkan pemeriksaan terhadap pelaksana proyek pembangunan Stadion Matttoanging, Makassar, Sulawesi Selatan.

Pemeriksaan dalam rangkaian penyelidikan kasus tenggelamnya dua anak di kubangan pada kawasan stadion, Minggu, 23 Mei 2021 lalu.

"Minggu depan kita sudah mulai periksa pihak kontraktornya," kata Kapolsek Mariso AKP Anita Taherong saat dihubungi IDN Times, Sabtu (29/5/2021).  

  1. 1. Penyidik cari tahu unsur kelalaian kontraktor

    Ilustrasi TKP (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi TKP (IDN Times/Arief Rahmat)

    Anita menjelaskan, kontraktor akan dimintai keterangan seputar pengerjaan hingga  pengawasan proyek. Pemeriksaan untuk mengetahui apakah ada kelalaian dalam pengawasan atau tidak.

    "Keterangan itu nanti yang kita selidiki, untuk merampungkan berkas pemeriksaannya," ucap Anita.

  2. 2. Polisi sudah memeriksa banyak saksi

    Ilustrasi evakuasi anak tenggelam (IDN Times/Istimewa)
    Ilustrasi evakuasi anak tenggelam (IDN Times/Istimewa)

    Penyidik sejauh ini sudah memeriksa sejumlah saksi pada kasus meninggalnya dua orang di kubangan. Saksi antara lain rekan korban, orang tua, hingga petugas Satpol PP lingkup Pemprov Sulsel. 

    "Yang terakhir kita periksa sebelumnya itu ada juga dari pihak biro aset. Makanya dilanjut lagi nanti ke kontraktor," ucap Anita.

  3. 3. Dua anak tenggelam di kubangan sedalam empat meter

    Evakuasi korban tenggelam di kubangan di Stadion Mattoanging, Minggu (23/5/2021). IDN Times/Istimewa
    Evakuasi korban tenggelam di kubangan di Stadion Mattoanging, Minggu (23/5/2021). IDN Times/Istimewa

    Dua anak tewas tenggelam saat berenang di kubangan area proyek pembangunan Stadion Mattoanging. Korban masing-masing berinisial AL (13) dan FJ (15).

    Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyatakan kubangan itu merupakan ulah penambang galian ilegal. Pemprov baru mengetahui adanya kubangan itu pada Maret, sedangkan penggalian diperkirakan berlangsung pada Februari.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More