Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Penumpang KM Nggapulu Jatuh ke Laut di Wawonii, Masih Hilang
Penumpang kapal Pelni KM Nggapulu hilang di perairan Wawonii, Sulawesi Tenggara, tim SAR dikerahkan. (Dok. Istimewa)
  • Penumpang KM Nggapulu, Sian Servit Kembau (51), dilaporkan jatuh ke laut di perairan Wawonii pada Selasa malam saat kapal melayani rute Bitung-Jakarta.
  • Pihak kapal telah mencari sekitar dua jam tanpa hasil. Setelah laporan keluarga diterima Rabu pagi, tim SAR Kendari diberangkatkan ke lokasi berjarak sekitar 63 mil laut.
  • Operasi SAR mengerahkan rescuer, RIB, AquaEye, alat selam, medis, evakuasi, dan komunikasi. Pencarian berlangsung dalam cuaca berkabut asap, angin 11 km/jam, serta gelombang 0,5 meter.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Seorang penumpang kapal Pelni KM Nggapulu, Sian Servit Kembau (51), dilaporkan jatuh ke laut di sekitar perairan Wawonii, Sulawesi Tenggara, Selasa (13/10/2026) malam. Hingga Rabu (14/10/2026) pagi, korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian tim SAR.

Sian merupakan warga Kecamatan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Ia dilaporkan terjatuh saat KM Nggapulu yang melayani rute Bitung-Jakarta sedang berlayar sekitar pukul 23.20 Wita.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin AS, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut dari Desi, menantu korban, pada Rabu pukul 06.45 Wita.

"Setelah menerima laporan, tim rescue KPP Kendari diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 07.05 Wita untuk melakukan pencarian dan memberikan bantuan SAR," demikian keterangan dalam rilis Basarnas Kendari, Rabu (14/10/2026).

1. Pencarian oleh pihak kapal belum membuahkan hasil

Penumpang kapal Pelni KM Nggapulu hilang di perairan Wawonii, Sulawesi Tenggara, tim SAR dikerahkan. (Dok. Istimewa)

Berdasarkan kronologi yang diterima Basarnas Kendari, pihak KM Nggapulu langsung melakukan pencarian setelah korban dilaporkan jatuh ke laut. Namun, upaya pencarian selama sekitar dua jam tersebut belum membuahkan hasil.

Keluarga korban kemudian menghubungi KPP Kendari untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan. Setelah menerima laporan, tim SAR diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

Lokasi korban dilaporkan jatuh diperkirakan berjarak sekitar 63 mil laut atau 116,7 kilometer dari Dermaga Basarnas Kendari. Jarak tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam pengerahan personel dan peralatan pencarian.

2. Tim SAR kerahkan peralatan pencarian

Penumpang kapal Pelni KM Nggapulu hilang di perairan Wawonii, Sulawesi Tenggara, tim SAR dikerahkan. (Dok. Istimewa)

Dalam operasi tersebut, KPP Kendari mengerahkan personel penyelamat atau rescuer beserta sejumlah peralatan pendukung. Peralatan yang dibawa meliputi kendaraan penyelamat (rescue car), perahu karet atau rigid inflatable boat (RIB), serta perangkat pencarian bawah air AquaEye.

Tim juga membawa peralatan selam, perlengkapan medis, peralatan evakuasi, dan perangkat komunikasi untuk mendukung pelaksanaan operasi SAR di perairan Wawonii.

Pengerahan personel dan peralatan tersebut dilakukan untuk membantu pencarian korban yang belum ditemukan setelah dilaporkan jatuh dari kapal.

3. Cuaca di lokasi pencarian berkabut asap

Penumpang kapal Pelni KM Nggapulu hilang di perairan Wawonii, Sulawesi Tenggara, tim SAR dikerahkan. (Dok. Istimewa)

Berdasarkan informasi BMKG yang diterima Basarnas, kondisi cuaca di sekitar lokasi pencarian dilaporkan berkabut asap. Kecepatan angin tercatat sekitar 11 kilometer per jam dari arah timur, sedangkan tinggi gelombang sekitar 0,5 meter.

Kondisi cuaca tersebut menjadi salah satu informasi yang diperhatikan tim dalam pelaksanaan operasi pencarian di laut.

Hingga Rabu pagi, Sian Servit Kembau masih belum ditemukan. Tim SAR Kendari melanjutkan upaya pencarian untuk mengetahui keberadaan korban.

Curated For You

Editorial Team

Related Article