Jumlah Pengungsi Banjir di Makassar Bertambah Jadi 878 Jiwa

- BPBD Makassar melaporkan total 878 jiwa dari 239 KK mengungsi akibat banjir, tersebar di 15 titik pengungsian di dua kecamatan dan empat kelurahan.
- Banjir terjadi setelah hujan deras sejak 24 Februari 2026 dengan ketinggian air rata-rata mencapai 80 sentimeter yang merendam permukiman warga.
- BPBD memastikan kebutuhan dasar seperti makanan, tempat istirahat, dan layanan kesehatan bagi pengungsi terpenuhi, sementara tim TRC tetap siaga di lokasi terdampak.
Makassar, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar memperbarui data pengungsi banjir per 25 Februari 2026 pukul 21.30 WITA. Berdasarkan hasil kaji cepat Tim Reaksi Cepat (TRC), jumlah pengungsi tercatat 239 kepala keluarga (KK) atau 878 jiwa yang tersebar di 15 titik pengungsian di dua kecamatan dan empat kelurahan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, mengatakan data tersebut masih bersifat dinamis. Tim di lapangan terus melaksanakan pendataan dan pembaruan informasi secara berkala.
"Total pengungsi sebanyak 239 KK atau 878 jiwa yang tersebar di 15 titik. Data ini berdasarkan hasil kaji cepat tim TRC di lapangan dan masih terus kami perbarui," kata Fadli, Kamis (26/2/2026).
1. Pengungsi tersebar di Biringkanaya dan Manggala

Di Kecamatan Biringkanaya, pengungsi tersebar di Kelurahan Katimbang dan Paccerakkang. Di SD Paccerakkang tercatat 64 KK atau 236 jiwa. Masjid Lailatul Qadar menampung 5 KK atau 21 jiwa, sementara salah satu rumah warga Paccerakkang menjadi lokasi pengungsian bagi 4 KK atau 11 jiwa.
Pengungsi juga berada di kos depan SMA 18 sebanyak 3 KK atau 13 jiwa, Masjid Nurul Hikmah Bukka Mata sebanyak 7 KK atau 27 jiwa, serta Kantor Lurah Paccerakkang sebanyak 3 KK atau 6 jiwa. Masjid Ar Ra'mun menampung 15 KK atau 54 jiwa, Masjid Nurul Ikhlas Kodam III sebanyak 30 KK atau 87 jiwa, dan Masjid Al Ummah sebanyak 8 KK atau 38 jiwa.
Sementara di Kecamatan Manggala, Masjid Al Muttaqin menampung 23 KK atau 84 jiwa. Masjid Jabal Nur menampung 29 KK atau 89 jiwa, Posyandu Anyelir sebanyak 2 KK atau 14 jiwa, Masjid Yuda Al Fatih 12 KK atau 56 jiwa, Masjid Al Mukarramah 17 KK atau 62 jiwa, serta Masjid Al Kautsar di Kelurahan Batua sebanyak 17 KK atau 80 jiwa.
2. Ketinggian air rata-rata 80 sentimeter

Hujan yang mengguyur Kota Makassar sejak Selasa (24/2/2026) dini hari, mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. Ketinggian air di sejumlah titik terdampak banjir dilaporkan cukup signifikan sehingga merendam permukiman warga dan menghambat aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.
"Saat ini ketinggian air rata-rata 80 cm," kata Fadli.
3. BPBD pastikan kebutuhan dasar terpenuhi

Fadli menegaskan seluruh personel tetap disiagakan di lokasi terdampak banjir. Ia memastikan kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi dengan baik.
"Kami memastikan seluruh pengungsi mendapatkan kebutuhan dasar seperti makanan, tempat istirahat, dan pelayanan kesehatan. Personel TRC kami tetap siaga untuk memantau kondisi banjir dan membantu warga terdampak secara cepat dan aman," kata Fadli.

















