Pemprov Sulsel Perkuat Upaya Pengendalian Inflasi Selama Ramadan 2025

- Pemerintah Sulsel gelar High Level Meeting TPID untuk stabilisasi harga menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2025.
- Pemprov Sulsel akan menggelar operasi pasar dan program Pekarangan Lestari untuk menekan kenaikan harga cabai.
- Koordinasi dengan Satgas Pangan dilakukan untuk mengawasi penjualan bahan pokok di atas HET, rapat terbagi dalam tiga sesi membahas inflasi, strategis, dan sinkronisasi antar pemerintah.
Makassar, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (6/3/2025). Pertemuan ini bertujuan merumuskan langkah-langkah stabilisasi harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri 2025.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan bahwa kondisi inflasi Sulsel saat ini dalam tren positif. Selama Ramadan, justru Sulsel masih dalam status deflasi.
"Alhamdulillah Sulawesi Selatan selama Ramadan ini kita masih status sekarang di mines inflasi. Artinya, bagus sekali. Harga-harga juga, hanya cabai sedikit naik tapi masih dalam kondisi termonitor dengan baik," katanya.
1. Upaya pengendalian inflasi

Dalam upaya menekan kenaikan harga pangan, khususnya cabai, Pemprov Sulsel akan menggelar operasi pasar. Pemprov juga akan mendorong masyarakat untuk menanam cabai di pekarangan rumah melalui program Pekarangan Lestari.
"Ini kita akan ada operasi pasar tapi juga melakukan intervensi untuk penanaman di masyarakat. Memasyarakatkan Pekarangan Lestari," kata Sudirman.
2. Pengawasan penjualan bahan pokok di atas HET

Selain itu, dalam menghadapi potensi lonjakan harga, pemerintah juga berkoordinasi dengan Satgas Pangan untuk mengawasi penjualan bahan pokok di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Nantinya akan ada rapat yang membahas mengenai hal tersebut.
Rapat tersebut, kata Sudirman, akan terbagi dalam tiga sesi. Pertama, rapat tentang inflasi. Kedua, rapat asta cita yang membahas hal-hal strategis termasuk program Presiden Prabowo Subianto. Ketiga, rapat sinkronisasi antar pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dan kota terkait masalah domestik.
"Nanti mereka akan membuat apa yang kita kerjakan. Suplay and demand juga dibahas di situ," kata Sudirman.
3. Proyeksi inflasi Ramadan dan Idul Fitri

Berdasarkan data TPID, tren inflasi Sulsel dalam tiga tahun terakhir cenderung meningkat saat HBKN Ramadan dan Idul Fitri. Hal ini dipicu kenaikan harga beras, cabai, dan tarif angkutan udara.
Beberapa komoditas yang perlu diwaspadai mengalami kenaikan harga pada awal Maret 2025 antara lain beras, cabai rawit, cabai merah, minyak goreng, bawang putih, gula pasir, bawang merah, dan daging ayam ras.



















