Pembakar Toko Emas di Makassar Ternyata Sudah Beraksi di Jeneponto

- Pelaku picu kebakaran untuk ciptakan kepanikan
- Emas 47,6 gram dijual Rp70 juta di Bantaeng
- Sebelumnya nyaris bawa kabur emas Rp2 miliar di Makassar
Makassar, IDN Times - Kasus percobaan perampokan dan pembakaran Toko Emas Logam Mulia di Jalan Somba Opu, Makassar, mengungkap fakta baru. Polisi menemukan pelaku berinisial S (41) ternyata telah beraksi dalam kejahatan serupa beberapa hari sebelumnya di Kabupaten Jeneponto.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar, AKBP Devi Sujana, Sabtu (14/2/2026), menyebut aksi itu terjadi pada 9 Februari 2026. Lokasi kejadian berada di wilayah Jeneponto dengan modus yang sama.
"Iya. Tanggal 9 Februari kemarin, pelaku juga beraksi di Jeneponto. Kejahatannya sama dan dilakukan oleh orang yang sama," kata Devi, saat dikonfirmasi IDN Times, Sabtu (14/2/2025).
1. Pelaku juga picu kebakaran untuk ciptakan kepanikan

Aksi pelaku terkuak setelah penyidik Satreskrim Polrestabes Makassar mendalami pemeriksaan dan menelusuri rekam jejaknya. Dari hasil pengembangan, S diketahui terlibat dalam peristiwa serupa yang terjadi di Kabupaten Jeneponto beberapa hari sebelumnya.
Rekaman CCTV yang diamankan polisi memperlihatkan S masuk ke sebuah toko emas di Jeneponto dengan pola yang sama. Dia memicu api di dalam toko untuk menciptakan kepanikan, lalu memanfaatkan situasi tersebut untuk mengambil perhiasan emas saat penjaga dan pengunjung panik menyelamatkan diri.
2. Emas 47,6 gram dijual Rp70 juta di Bantaeng

Devi menyebut hasil pengembangan penyidikan mengungkap jumlah kerugian dalam aksi di Jeneponto. Emas yang dikuasai pelaku langsung dilepas tak lama setelah kejadian.
"Jumlah emas yang berhasil diambil sebanyak 47,6 gram dan telah dijual seharga Rp70 juta di daerah Bantaeng," kata Devi.
3. Sebelumnya nyaris bawa kabur emas Rp2 miliar di Makassar

Sebelumnya, S yang merupakan warga Bantaeng didapati membakar bagian Toko Emas Logam Mulia di Jalan Somba Opu, Kecamatan Ujung Pandang, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 13.30 WITA. Setelah membakar bagian toko, dia berusaha membawa kabur emas yang nilainya ditaksir hampir Rp2 miliar.
Pelaku datang seorang diri dengan berpura-pura menjadi pembeli. Dia memilih sejumlah perhiasan dan meminta emas-emas tersebut dikumpulkan dalam satu wadah di atas etalase. Kepada pegawai toko, pelaku berdalih hendak memotret emas untuk dikirimkan kepada suaminya.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengatakan situasi berubah ketika pemilik toko mulai curiga dan berusaha mencegah pelaku. Saat itulah pelaku mengeluarkan botol air mineral berisi pertalite yang telah disiapkan sebelumnya.
"Pelaku datang tujuannya membeli emas lalu diterima pegawai toko. Setelah emas terkumpul di satu wadah, lalu emasnya difoto katanya ingin kirimkan ke suaminya. Namun pemilik mencegahnya," kata Arya.


















