Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

May Day, Buruh-Mahasiswa di Makassar Tuntut Keadilan dan Upah Layak

May Day, Buruh-Mahasiswa di Makassar Tuntut Keadilan dan Upah Layak
Aksi demonstrasi memperingati Hari Buruh atau May Day di kolong jembatan layang (flyover) Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Kamis (1/5/2025). (IDN Times/Darsil Yahya)
Share Article

Makassar, IDN Times – Ratusan orang dari Aliansi Buruh dan Mahasiswa Menggugat (ABMM) menggelar aksi demonstrasi memperingati Hari Buruh atau May Day di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (1/5/2025). Massa memenuhi kawasan kolong jembatan layang atau flyover Jalan Urip Sumoharjo.

Massa aksi terdiri dari beberapa elemen, di antaranya Sentral Gerakan Buruh Nasional (SGBN), Gabungan Serikat Buruh Nusantara (GSBN), Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Serikat Pekerja Awak Mobil Tanki (SP-AMT), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan Partai Buruh.

1. Massa blokade jalan di bawah flyover

Aksi demonstrasi memperingati Hari Buruh atau May Day di kolong jembatan layang (flyover) Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Kamis (1/5/2025). (IDN Times/Darsil Yahya)
Aksi demonstrasi memperingati Hari Buruh atau May Day di kolong jembatan layang (flyover) Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Kamis (1/5/2025). (IDN Times/Darsil Yahya)

Pantauan di lokasi pada pukul 13.50 WITA, massa memblokade sebagian ruas jalan di kolong flyover dengan menggunakan mobil komando serta membentangkan spanduk berisi tujuh poin tuntutan.

Rabbudin dari Partai Buruh Sulsel mengatakan bahwa aksi May Day tidak hanya dilakukan di Sulawesi Selatan atau Indonesia. Aksi serupa juga diperingati oleh buruh di berbagai belahan dunia.

"May Day adalah momentum bentuk perlawanan kita untuk memperjuangkan hak-hak buruh, terutama dalam memperoleh upah yang layak. Buruh bersatu tak terkalahkan, hidup buruh!" ujar Rabbudin saat menyampaikan orasi di atas mobil komando.

2. Momentum perjuangan kaum buruh

Aksi demonstrasi memperingati Hari Buruh atau May Day di kolong jembatan layang (flyover) Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Kamis (1/5/2025). (IDN Times/Darsil Yahya)
Aksi demonstrasi memperingati Hari Buruh atau May Day di kolong jembatan layang (flyover) Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Kamis (1/5/2025). (IDN Times/Darsil Yahya)

Dalam momentum May Day ini, mereka juga berharap adanya kepastian hukum bagi kaum buruh di Indonesia. Demikian halnya dengan perjuangan mendapatkan kehidupan layak.

"Saya sampaikan, apa salahnya kami sebagai anak pribumi menuntut kehidupan yang layak di tengah banyaknya ketimpangan sosial, ekonomi, dan hukum. Kami menuntut adanya keadilan," tegasnya.

3. Tujuh poin tuntutan massa aksi

Aksi demonstrasi memperingati Hari Buruh atau May Day di kolong jembatan layang (flyover) Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Kamis (1/5/2025). (IDN Times/Darsil Yahya)
Aksi demonstrasi memperingati Hari Buruh atau May Day di kolong jembatan layang (flyover) Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Kamis (1/5/2025). (IDN Times/Darsil Yahya)

Sementara itu, orator lain mengecam banyaknya perusahaan nakal yang kerap melakukan PHK terhadap buruh di Sulsel. "Esensi dari Hari Buruh adalah memperjuangkan hak-hak buruh untuk mendapatkan hidup yang lebih layak," ujarnya.

Peringatan aksi May Day tidak hanya digelar di kolong flyover Makassar, tetapi juga di depan Gedung DPRD Provinsi Sulsel.

Adapun tujuh poin tuntutan massa aksi, yaitu:

  • Lindungi buruh dalam UU Ketenagakerjaan yang baru
  • Antisipasi PHK massal dan segera bentuk Satgas PHK
  • Tolak outsourcing dan hubungan kerja kemitraan
  • Wujudkan upah layak
  • Berantas korupsi dengan mengesahkan RUU Perampasan Aset
  • Lindungi PRT dengan mengesahkan RUU PPRT
  • Bentuk Desk Ketenagakerjaan di Polda Sulsel
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata

Latest News Sulawesi Selatan

See More

PIP Makassar Hibahkan Aset untuk Dukung Pengembangan Stadion Untia

05 Jun 2026, 14:04 WIBNews