Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Relawan Prabowo-Gibran Aksi Damai di Depan Kantor DPRD-Gubernur Sulut
Mapalus Pragib menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Kota Manado, Kamis (25/6/2026). IDNTimes/Savi
  • Massa Mapalus Pragib menggelar aksi damai di Manado.

  • Para demonstran menyampaikan keluhan soal lahan pendirian KDMP.

  • Mapalus Pragib mengapresiasi perjuangan Pemprov Sulut atas 63 titik WPR.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Manado, IDN Times - Massa yang menamakan diri sebagai Masyarakat Patuh Tulus Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran (Mapalus Pragib) menggelar aksi damai di sejumlah titik di Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (25/6/2026). Mereka berdemo di Kantor DPRD Sulut, Kantor Gubernur Sulut, dan Polda Sulut.

Massa aksi menyebut bahwa demonstrasi kali ini bertujuan mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka serta Yulius Selvanus-Victor Mailangkay di Sulut. Mereka juga menyoroti pentingnya sejumlah program strategis nasional di daerah.

"Kami menginginkan program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih di Sulut tetap ada," tutur massa aksi.

1. Keluhkan lahan untuk KDMP

Mapalus Pragib menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Kota Manado, Kamis (25/6/2026). IDNTimes/Savi

Saat berdemo di Kantor DPRD Sulut, massa aksi mengeluhkan sulitnya memperoleh lahan untuk mendirikan KDMP. Aspirasi tersebut ditanggapi oleh anggota DPRD Sulut, Amir Liputo, yang menghadapi massa aksi bersama anggota DPRD Sulut lainnya, Louis Schramm.

Menurutnya, KDMP bisa menggunakan lahan pemerintah. "Opsi ini bisa saja, dan akan dibahas di rapat," tuturnya.

Selain lahan milik pemerintah, KDMP juga bisa memanfaatkan koperasi desa, BUMDes, atau lahan tidur. Amir mengaku pihaknya siap memberikn rekomendasi ke pemerintah terkait hal ini.

2. Apresiasi pemberian 63 WPR

Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, bersama Gubernur Sulut, Victor Mailangkay, saat menerima massa aksi damai di depan Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Kota Manado, Kamis (25/6/2026). IDNTimes/Savi

Di Kantor Gubernur Sulut, massa aksi ditemui oleh Yulius dan Victor. Mapalus Pragib mengapresiasi Pemprov Sulut yang memperjuangkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) hingga memperoleh 63 titik.

Yulius menyebut bahwa WPR masih menunggu pengesahan. Hal itu dilakukan agar ke depannya tidak ada lagi aktivitas maupun lahan yang bermasalah.

"Supaya ke depan tidak ada yang melanggar dan semuanya memiliki hak serta kewajiban yang jelas," kata Yulius.

3. Tuntutan massa aksi

Mapalus Pragib menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Kota Manado, Kamis (25/6/2026). IDNTimes/Savi

Saat menerima massa aksi, Yulius menyatakan seluruh aspirasi diterima apalagi yang berkaitan dengan dukungan program. "Kalau perlu sekarang saya yang demo bersama kalian," kelakar Yulius yang disambut tawa massa.

Ia pun meminta masyarakat mengawal bersama pelaksanaan PSN hingga ke desa-desa. Berikut sejumlah tuntutan massa aksi tadi:

  • Kawal mandat rakyat dan stabilitas nasional.

  • Mendukung program strategis dan kesejahteraan.

  • Penegakan hukum, pemberantasan korupsi, dan kamtibmas.

  • Mendukung pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara.

Editorial Team

Related Article