Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Makassar Hujan, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Makassar Hujan, BMKG Keluarkan Peringatan Dini
Ilustrasi hujan (IDN Times/Irwan Idris)
Share Article

Makassar, IDN Times - Hujan lebat turun di sebagian wilayah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa siang (15/10/2024). Di Kecamatan Rappocini, pada pukul 13.17 Wita hujan turun sesekali disertai petir.

Hujan deras merupakan kejadian langka di tengah situasi kemarau panjang beberapa bulan belakangan. Sebelumnya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim hujan di akan datang pada dasarian ketiga Oktober 2024.

BMKG Wilayah IV Makassar, pada Kamis siang, mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sulawesi Selatan. Diperkirakan hujan turun di sejumlah kabupaten/kota, termasuk Makassar.

"Update peringatan dini cuaca wilayah Sulawesi Selatan tanggal 15 Oktober 2024 pukul 12.45 Wita masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang," bunyi keterangan BMKG Makassar.

Hujan sedang hingga lebat, antara lain diperkirakan turun di wilayah Kabupaten Jeneponto, Takalar, Gowa, Sinjai, Maros, Pangkep, Bone, Sidrap, Pinrang, Enrekang, dan Kota Makassar. Kondisi ini bisa berlangsung hingga sore pukul 15.15 Wita.

Sebelumnya Forecaster Staklim Sulsel BMKG Wilayah IV Makassar, Vidyana Andika, memaparkan awal musim hujan di Kota Makassar akan terjadi mulai akhir bulan Oktober 2024 atau dasarian ketiga. Hal ini disampaikannya dalam konferensi pers virtual, Selasa (1/10/2024).

"Untuk prediksi awal musim hujannya berada di Oktober dasarian ketiga. Karena dari Oktober dasarian ketiga sampai November kedua, curah hujannya sudah lebih dari 50 mm secara berturut-turut," kata Vidyana.

Dari data yang dipaparkan Vidyana, terlihat bahwa prediksi awal musim hujan di wilayah Sulawesi Selatan bervariasi. Pada bulan Oktober 2024, sebanyak 37,5 persen wilayah Sulawesi Selatan mulai memasuki musim hujan.

Selain seluruh wilayah Makassar, ada Enrekang, Parepare, Pinrang. Kemudian, sebagian besar Barru, Gowa, Maros, Pangkep, Tana Toraja serta bagian utara Bantaeng dan Takalar.

Kemudian, sebagian kecil barat Sidrap, bagian barat Bulukumba, Sinjai dan Soppeng, bagian barat dan selayan Luwu, bagian barat daya Bone dan Palopo serta bagian selatan Toraja Utara dan bagian utara Wajo.

Selanjutnya sebanyak 4,17 persen wilayah Sulawesi Selatan baru memasuki musim hujan pada Maret 2025 yaitu bagian timur Bone dan sebagian kecil utara Sinjai. Lanjut ke bulan April yang juga 4,17 persen yakni sebagian kecil utara Bone, sebagian kecil tengah Sidrap serta bagian tengah dan selatan Wajo.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Pemprov Sulsel Dorong Jalan Barombong Masuk Usulan Inpres Jalan Daerah

27 Jun 2026, 22:10 WIBNews