Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kualitas Udara Makassar Kategori Tidak Sehat Pagi Ini, Level 74,1
Kondisi langit Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tampak kelabu dan berkabut pada Sabtu (10/10/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

MAKASSAR, IDN Times — Kualitas udara di wilayah Makassar dan sekitarnya terpantau berada dalam kategori Tidak Sehat pada Jumat (16/10/2026) pagi. Berdasarkan data pemantauan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV melalui Stasiun Klimatologi Sulawesi Selatan di Maros, konsentrasi partikel polutan PM2.5 berada pada angka 74,1 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada pukul 08.00 WITA.

Kondisi tersebut masuk dalam rentang 55,5-150,4 µg/m³ yang dinilai bersifat merugikan bagi kesehatan manusia, hewan, maupun tanaman.

1. Tren polusi meningkat sejak dini hari

Ketua Tim Bidang Meteorologi BMKG Wilayah IV Makassar, Rizky Yudha, saat menjelaskan kualitas udara di kantor BMKG Wilayah IV Makassar, Rabu (14/10/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

Berdasarkan grafik riwayat konsentrasi PM2.5 jam-demi-jam dari BMKG pada Jumat (16/10/2026) pagi, tingkat polusi menunjukkan kecenderungan terus meningkat dari tengah malam hingga pagi hari cenderung di level tidak sehat (warna kuning). Meski pada grafik sempat menyentuh level sedang (warna biru). Berikut levelnya pagi ini:

  • Pukul 00.00 WITA: Kualitas udara berada di tingkat Sedang pada kisaran 50 µg/m³.

  • Pukul 01.00 WITA: Konsentrasi polutan naik memasuki kategori Tidak Sehat (warna kuning) di angka sekitar 57 µg/m³.

  • Pukul 02.00 WITA: Meningkat ke kisaran 63 µg/m³.

  • Pukul 03.00 WITA: Berada di kisaran 64 µg/m³.

  • Pukul 04.00 WITA: Merambat naik ke kisaran 65 µg/m³.

  • Pukul 05.00 WITA: Puncak polusi tertinggi pagi hari tercatat menyentuh kisaran 74 µg/m³.

  • Pukul 06.00 WITA: Sedikit menurun ke kisaran 67 µg/m³.

  • Pukul 07.00 WITA: Kembali melonjak tinggi mendekati kisaran 73 µg/m³.

2. Berisiko picu iritasi hingga gangguan pernapasan

Kantor BMKG Wilayah IV Makassar, Rabu (14/10/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

BMKG menjelaskan bahwa PM2.5 merupakan partikel udara mikroskopis berukuran kurang dari atau sama dengan 2,5 mikrometer. Ukurannya yang sangat kecil membuat partikel ini dapat dengan mudah menembus masuk ke dalam saluran pernapasan manusia.

Paparan konsentrasi PM2.5 dalam rentang tidak sehat berpotensi memicu iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan. Selain itu, kondisi udara ini berisiko memperburuk penyakit pernapasan, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit bawaan.

3. Imbauan BMKG untuk masyarakat Makassar dan sekitarnya

Ilustrasi masker. IDN Times/Asrhawi Muin

Guna mengantisipasi dampak buruk dari penurunan kualitas udara ini, BMKG menyampaikan sejumlah imbauan bagi masyarakat di Makassar, Maros, dan sekitarnya untuk menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah. Selain itu diimbau mengurangi aktivitas fisik atau olahraga berat di luar ruangan.

Jika sedang berada di rumah, pastikan menutup jendela dan pintu rumah untuk mencegah masuknya paparan udara kotor dari luar. Serta pastikan menjaga daya tahan tubuh serta perbanyak minum air putih.

Curated For You

Editorial Team

Related Article