Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

KPU Makassar Gencar Sosialisasi Bahaya Politik UangĀ "Serangan Fajar"

Kota Makassar
KPU Makassar Gencar Sosialisasi Bahaya Politik UangĀ "Serangan Fajar"
KPU Makassar 1
Share Article

Makassar, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar dan jajarannya terus menyosialisasikan bahaya serangan fajar atau politik uang, mengingat tahapan Pemilu 2024 kini masuk dalam masa kampanye politik.

"Tentu (bahaya serangan fajar atau politik uang) selalu kita sampaikan disetiap kali sosialisasi," singkat komisioner KPU Kota, Endang Sari, Minggu (3/12/2023).

  1. 1. Sosialisasi pemilu di pasar ikan

    KPU Makassar 1
    KPU Makassar 1

    Kata Endang, pada Minggu pagi tim PPK Divisi Sosial Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) bersama Partisipasi Masyarakat (Parmas), PPS Divisi Teknis, dan Permas Kecamatan Ujung Tanah melaksanakan sosialisasi soal Pemilu 2024.

    "Kita melaksanakan kegiatan sosialisasi dan menyasar pedagang serta pengunjung di pelelangan ikan Paotere, bahwa semakin dekat Pemilu ini," Endang menerangkan.

  2. 2. Sosialisasi KPU soal peserta Pemilu

    Dalam sosialisasi itu, lanjut Endang, KPU Makassar melalui jajarannya memberi informasi tentang Pemilu 2024, tidak hanya Pemilihan Presiden (Pilpres) yang berisi 3 kandidat.

    "Melainkan juga pemilihan calon legislatif (Caleg). Selain itu anggota PPK dan PPS juga menyampaikan info bahwa memiliki KTP-EL merupakan salah satu syarat untuk bisa memilih nantinya," jelas Endang Sari.

  3. 3. KPU pilih pelelangan ikan Paotere karena ramai

    Pekerja memasukkan logistik pilkada Kabupaten Pangkep ke dalam lambung perahu di Pelabuhan Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (1/12/2020).  ANTARA FOTO/Arnas Padda
    Pekerja memasukkan logistik pilkada Kabupaten Pangkep ke dalam lambung perahu di Pelabuhan Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (1/12/2020). ANTARA FOTO/Arnas Padda

    Alasan KPU Kota Makassar dan jajarannya memilih Pelelangan Ikan Paotere untuk sosialisasi terkait Pemilu 2024, karena lokasi tersebut merupakan salah satu pusat keramaian di Kota Makassar pada setiap akhir pekan.

    "Oleh karena itu PPK dan PPS berharap apa yang diinformasikan dapat lebih menyebar luas lagi, karena didengarkan oleh banyak orang tidak hanya pedagang tapi juga para pengujung pelelangan," tambah Endang

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More