Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kemarau Panjang, Pemkot Makassar Distribusikan Air Bersih ke 175 Titik
Berdasarkan data BPBD Makassar, distribusi air bersih telah menjangkau 3.802 kepala keluarga (KK) atau 12.939 jiwa di sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan. (Dok. Humas Pemkot Makassar)
  • Pemkot Makassar memperkuat distribusi air bersih gratis akibat kemarau panjang, menjangkau 175 titik melalui 49 rit untuk 3.802 KK atau 12.939 jiwa.
  • Warga yang kekurangan air diminta melapor lewat lurah, kecamatan, Lontara+, hotline 112, nomor layanan, atau formulir daring agar bantuan dipetakan dan disalurkan tepat sasaran.
  • Selain mobil tangki, Pemkot membangun SPAM di 18 titik sebagai solusi jangka panjang; BPBD berstatus tanggap darurat kekeringan dan berkolaborasi dengan PDAM serta PMI.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperkuat penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kemarau panjang. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait bersama perusahaan daerah untuk memastikan distribusi air dilakukan secara rutin.

Pemkot Makassar mengerahkan sejumlah armada mobil tangki untuk memasok air bersih ke permukiman warga. Berdasarkan data BPBD Makassar, distribusi air bersih telah menjangkau 3.802 kepala keluarga (KK) atau 12.939 jiwa di sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan.

1. Distribusi air bersih menjangkau 175 titik

Mobil pickup bertandon milik Perumda Air Minum Kota Makassar menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di lorong sempit Kelurahan Karuwisi Utara, Makassar, Selasa (8/9/2026). (PDAM Makassar)

Appi mengatakan kondisi cuaca ekstrem dan musim kemarau yang berlangsung panjang membuat ketersediaan air bersih menjadi persoalan serius. Karena itu, pemerintah mengerahkan berbagai instrumen untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

"Langkah-langkah strategis yang kita siapkan dan jalankan bagimana siapkan air tanki ke lorong-lorong dan pasokan air bersih di pemukiman warga. Dan ini sudah kita jalankan sejak bulan lalu, dan terus menerus kita pasok air gratis untuk warga," ujar Appi, Rabu (9/9/2026).

"Sekarang dijalankan oleh SKPD terkait dipimpin BPBD, didalamnya adaDamkarmat, DLH, PU, mendatangkan armada mobil tangki air ke permukiman warga," sambung Appi.

Distribusi air bersih dilakukan secara kolaboratif melalui sejumlah instansi. Pemkot Makassar juga melibatkan PDAM dan PMI dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air.

Hingga saat ini, BPBD Makassar telah melakukan 49 rit distribusi air bersih dengan total penerima manfaat mencapai 3.802 KK atau 12.939 jiwa. Penyaluran yang sebelumnya dilakukan di sekitar 50 titik kini bertambah menjadi 175 titik setiap hari.

2. Warga diminta lapor jika kekurangan air

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. (Dok. Pemkot Makassar)

Appi meminta masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih segera melapor melalui kelurahan atau kecamatan. Laporan tersebut diperlukan agar pemerintah dapat memetakan lokasi yang benar-benar mengalami kekeringan dan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan.

"Kami berharap warga masyarakat yang membutuhkan kebutuhan air bersih melapor ke lurah masing-masing untuk memastikan di mana titik-titik yang akan diantarkan air kebutuhan air ini di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkannya," imbuh Appi.

Menurut Appi, penyaluran bantuan harus diprioritaskan kepada masyarakat yang benar-benar terdampak kekeringan. Karena itu, camat dan lurah diminta melakukan pendataan secara cermat sebelum bantuan air disalurkan.

"Yang kita butuhkan masyarakat yang benar-benar terdampak yang mendapatkan air yang disiapkan oleh pemerintah Kota," tegasnya.

Ia juga meminta mekanisme pelaporan dilakukan secara terstruktur. Warga yang mengalami kekeringan dapat menyampaikan laporan kepada lurah untuk kemudian diteruskan kepada perangkat pemerintah terkait agar dapat ditindaklanjuti bersama OPD teknis.

"Kalau ada warga yang mengalami kekeringan dan tidak mendapatkan air bersih, tolong informasikan ke pak lurah. Nanti pak lurah meneruskan ke atas supaya terstruktur dan sesuai mekanisme birokrasi," katanya.

Selain melalui kelurahan dan kecamatan, warga dapat menyampaikan laporan melalui aplikasi Lontara+, hotline darurat 112, nomor layanan 08155112112, maupun formulir daring yang disediakan Pemkot Makassar.

3. Pemkot bangun SPAM di 18 titik

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meninjau fasilitas SPAM di Kelurahan Cambaya, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Rabu (19/8/2026). (Dok. Pemkot Makassar)

Pemkot Makassar tidak hanya mengandalkan distribusi air melalui mobil tangki untuk menangani persoalan kekeringan. Pemerintah juga menyiapkan infrastruktur penyediaan air bersih untuk menjadi solusi jangka panjang.

Salah satunya melalui pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Appi mengatakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) telah membangun SPAM di 18 titik.

"PU melalui 18 titik SPAM yang dibangun, dan Pak Camat kalau di Kecamatan Makassar membutuhkan pembangunan SPAM, langsung laporkan ke PU dan besok insyaallah akan disurvei untuk dibangun sistem SPAM yang bisa dilaksanakan di tempat ini," tuturnya.

Appi meminta camat dan lurah aktif mengidentifikasi wilayah yang membutuhkan pembangunan SPAM baru. Menurutnya, persoalan air bersih tidak cukup diselesaikan hanya melalui distribusi tangki, tetapi juga membutuhkan penguatan infrastruktur penyediaan air.

Sementara itu, BPBD Makassar telah menerapkan status tanggap darurat bencana kekeringan sehingga distribusi air bersih dilakukan secara intensif. Appi mengatakan kolaborasi antarinstansi terus diperkuat untuk menjangkau warga yang membutuhkan.

"Kolaborasi BPBD dengan instansi lain seperti PMI, PDAM, setiap hari lebih dari puluhan titik sudah menyalurkan air bersih ke tengah-tengah warga Kota Makassar setiap harinya," ungkapnya.

PDAM juga telah mengerahkan armada tangki air untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah menurunnya ketersediaan air baku.

"PDAM dengan berbagai macam, dengan begitu banyak armada sudah mulai turun ke tengah-tengah masyarakat untuk mengantarkan air melalui truk-truk pengantar air yang mereka miliki," jelas Appi.

Appi mengatakan kemarau diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa waktu ke depan. Berdasarkan informasi BMKG yang diterimanya, hujan diperkirakan mulai turun lebih signifikan sekitar akhir Oktober.

"Kemarau ini panjang. Menurut BMKG kira-kira bulan 10 akhir baru ada hujan. Melalui salat istisqa kita sudah lakukan di beberapa tempat," ujar Appi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article