Makassar, IDN Times - Keluarga korban dugaan penganiayaan oknum polisi, berdemonstrasi di markas Polda Sulawesi Selatan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Selasa (14/6/2022) sore.
Keluarga korban bersama mahasiswa menggelar demo, meminta pihak penyidik Polda agar profesional menangani kasus dugaan penganiayaan Arfandi Ardiansah. Pemuda warga Jalan Kandea itu meninggal usai ditangkap polisi pada 15 Mei 2022 lalu.
Arfandi Ardiansah dinyatakan meninggal dunia di RS Bahayangkara beberapa jam setelah ditangkap. Namun anehnya, tubuh korban mengalami lebam dan luka-luka.
Waktu itu, Arfandi ditangkap tim penyidik Satnarkoba Polrestabes Makassar karena diduga merupakan bandar narkotika. Polisi mengklaim menyita barang bukti sabu 2,6 gram.
