Makassar, IDN Times - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto angkat bicara terkait heboh kasus dugaan aliran sesat di daerahnya, yakni aliran Hakikinya Hakiki. Danny mengatakan peristiwa seperti itu bukan kali pertama, melainkan telah berulang.
Untuk menyebut suatu aliran sesat, kata Danny, tentu harus melalui fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Karena itu, dia menyerahkan kasus ini kepada MUI selaku pihak berwenang.
"Pemerintah tidak bisa bikin apa-apa karena itu otoritasnya Majelis Ulama, kalau dia melanggar tauhid atau apa, yang menilai itu MUI," kata Danny di kediamannya, Minggu (8/1/2023) malam.
