Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kapolrestabes Makassar Beri Santunan Polisi Terluka saat Kawal Demo

Kota Makassar
Kapolrestabes Makassar Beri Santunan Polisi Terluka saat Kawal Demo
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib saat menjenguk Bripda Dimas Widodo di RS yang terluka akibat terken lemparan batu. (Dok. Istimewa)
Share Article

Makassar, IDN Times - Kapolrestabes Makassar Kombes Mokhamad Ngajib menjenguk angotanya yang dirawat di rumah sakit. Dia adalah Bripda Dimas Widodo, polisi yang terluka saat bertugas pengamanan aksi mahasiswa Papua di Makassar, Senin (2/12/2024).

Anggota Sabhara itu mengalami luka di wajahnya akibat terkena lemparan batu saat kericuhan terjadi, di depan Asrama Papua, di Jalan Lanto Daeng Pasewang, Makassar.

  1. 1. Kapolrestabes Makassar beri dukungan moral

    Satu anggota polisi terluka dan mendapatkan perawatan di RSKD Dadi Makassar, Senin (2/12/2024) / Istimewa
    Satu anggota polisi terluka dan mendapatkan perawatan di RSKD Dadi Makassar, Senin (2/12/2024) / Istimewa

    Kapolretabes menjenguk anggotanya yang dirawat di rumah sakit sebagai bentuk dukungan moril. Dia berharap para anggota kepolisian tetap semangat bertugas.

    "Semoga kejadian ini tidak menyurutkan semangat aparat kepolisian untuk terus menjaga ketertiban di tengah masyarakat," ucap Ngajib dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/12/2024).

  2. 2. Apresiasi anggotanya yang tetap jalankan tugas meski penuh risiko

    Polisi memasang tameng saat menghalau lemparan batu dari arah kelompok mahasiswa Papua di Makassar, Senin (2/12/2024). IDN Times/Darsil Yahya
    Polisi memasang tameng saat menghalau lemparan batu dari arah kelompok mahasiswa Papua di Makassar, Senin (2/12/2024). IDN Times/Darsil Yahya

    Sebelum meninggalkan lokasi, Ngajib menyerahkan santunan secara langsung kepada anggota yang terluka. Itu sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril.

    Kapolrstbabes mengapresiasi dedikasi para anggotanya yang tetap menjalankan tugas meski dalam situasi penuh risiko. "Hal ini diharapkan dapat memberikan semangat bagi anggota yang terluka," ucapnya.

  3. 3. Masyarakat diimbau menyampaikan aspirasi secara damai

    Mahasiswa Papua saat melempari polisi, Senin (1/12/2024). (IDN Times/Darsil Yahya)
    Mahasiswa Papua saat melempari polisi, Senin (1/12/2024). (IDN Times/Darsil Yahya)

    Kapolrestabes mengimbau masyarakat menyampaikan aspirasi secara damai. Dia berharap tidak ada yang menempuh cara anarkistis.

    "Kami tetap mengimbau semua pihak agar menyampaikan aspirasi secara damai, tanpa melibatkan kekerasan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain," kata Ngajib.

    Saat dijenguk Kapolrestabes, Bripda Dimas Widodo menceritakan, wajahnya terluka akibat terkena lemparan batu saat melakukan pengamanan aksi mahasiswa Papua. "Pas saya mundur terus balik badan langsung terkena batu. Pas kena langsung blank penglihatan," katanya Dimas di hadapan Kombes Ngajib.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More