Makassar, IDN Times - Pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Feri Amsari mengungkapkan pembentukan kabinet bayangan (shadow cabinet) oleh masyarakat sipil berawal dari keresahan. Keresahan itu muncul terhadap praktik penyelenggaraan negara yang dinilai semakin tidak masuk akal.
Hal itu disampaikan Feri dalam diskusi publik yang digelar Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) bertajuk Memperkuat Resiliensi Masyarakat Sipil di Tengah Krisis Demokrasi, via Zoom, Jumat (28/8/2026).
Dalam kabinet bayagan, Feri menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara. Feri menegaskan kabinet bayangan tersebut bukan proyek yang sejak awal dirancang secara formal oleh masyarakat sipil. Gagasan itu justru muncul dari obrolan dan keresahan terhadap sejumlah praktik ketatanegaraan yang dinilai mencampuradukkan fungsi lembaga negara.
"Kehadiran kabinet bayangan pada dasarnya saya mau akui bahwa ini bukan faktor yang kita rencanakan betul," kata Feri dalam diskusi tersebut.
