Ilustrasi penerbangan jemaah haji. (dok. Garuda Indonesia)
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku, Djumadi Wali, mengungkapkan kedatangan jemaah Kloter 24 di Makassar lebih cepat dari jadwal semula. Pesawat yang membawa jemaah dari Madinah awalnya dijadwalkan tiba pukul 20.20 Wita, namun mendarat lebih awal sekitar pukul 19.00 Wita.
“Kedatangan jemaah Provinsi Maluku sesuai jadwal semula pukul 20.20 Wita, namun maju menjadi sekitar pukul 19.00 Wita. Jadi ada kurang lebih satu jam mengalami kemajuan,” ujarnya.
Setelah proses transit dan penanganan bagasi selesai, jemaah akan diterbangkan menuju Ambon menggunakan tiga penerbangan berbeda. Setiap penerbangan dijadwalkan berangkat dengan selisih waktu sekitar 20 menit.
“Kloter 24 ini akan diterbangkan menggunakan tiga flight. Setiap flight akan berangkat dengan selisih waktu sekitar 20 menit,” kata Djumadi.
Ia memastikan secara umum seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan layak melanjutkan perjalanan. Meski ada beberapa jemaah lanjut usia yang mengalami penurunan daya tahan tubuh, kondisi mereka dinilai masih stabil.
Provinsi Maluku sendiri resmi ditetapkan sebagai Embarkasi Haji Antara sejak 2024. Kebijakan ini memungkinkan jemaah calon haji asal Maluku diberangkatkan melalui Bandara Pattimura Ambon, transit di Makassar, lalu melanjutkan penerbangan ke Tanah Suci.