Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jemaah Haji Maluku Transit di Makassar Tanpa Masuk Asrama
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar memantau kepulangan jemaah haji asal Provinsi Maluku melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Kamis malam (18/6/2026). (Dok. Kemenhaj Sulsel)
  • Jemaah haji asal Maluku Kloter 24 hanya transit di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar tanpa masuk Asrama Haji, menyelesaikan seluruh proses imigrasi dan karantina sebelum melanjutkan ke Ambon.
  • PPIH Embarkasi Makassar memastikan seluruh jemaah dalam kondisi sehat selama masa transit tiga hingga empat jam, dengan layanan konsumsi dan administrasi berjalan lancar.
  • Kloter 24 tiba lebih cepat dari jadwal dan diterbangkan ke Ambon menggunakan tiga penerbangan berjarak sekitar 20 menit, seluruh jemaah dinyatakan layak melanjutkan perjalanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Makassar melakukan pemantauan terhadap kepulangan jemaah haji asal Provinsi Maluku yang tergabung dalam Kloter UPG 24. Monitoring dilakukan saat para jemaah tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin International Airport, Kamis (18/6/2026) malam.

Kloter 24 menjadi kelompok terbang pertama jemaah haji asal Maluku yang tiba di Makassar dalam fase pemulangan tahun ini. Para jemaah kemudian melanjutkan perjalanan ke Ambon melalui mekanisme Embarkasi Haji Antara (EHA) sebelum kembali ke daerah masing-masing.

1. Jemaah haji Maluku hanya transit di Makassar

Pemberangkatan jemaah haji dengan pesawat Garuda Indonesia melalui Embarkasi Makassar. (Dok. Istimewa)

Sekretaris PPIH Embarkasi/Debarkasi Makassar, Asa Afif Bahri, menjelaskan bahwa jemaah asal Maluku memiliki status sebagai jemaah embarkasi antara. Status itu membuat mereka tidak masuk ke Asrama Haji Sudiang saat proses pemulangan dari Arab Saudi.

“Jadi malam ini kami melakukan monitoring kepulangan jemaah haji UPG 24 yang berasal dari Maluku. Jemaah haji dari Provinsi Maluku statusnya sebagai jemaah haji antara. Mereka tidak masuk ke Asrama Haji Sudiang Makassar, tetapi hanya transit di bandara dan selanjutnya akan melanjutkan penerbangan menuju Ambon,” ujar Asa, Kamis.

Menurut Asa, seluruh proses administrasi seperti pemeriksaan imigrasi dan kekarantinaan kesehatan diselesaikan selama transit di Makassar. Dengan begitu, setibanya di Ambon para jemaah tidak lagi menjalani proses pemeriksaan tersebut.

“Ketika mereka turun dari pesawat, semua administrasi terkait imigrasi dan kekarantinaan kesehatan diselesaikan di bandara. Jadi saat tiba di Ambon, mereka tidak lagi melakukan pemeriksaan imigrasi dan bisa langsung menuju Asrama Haji untuk proses selanjutnya sebelum kembali ke daerah masing-masing,” jelasnya.

2. PPIH pastikan kondisi jemaah sehat selama transit

Ilustrasi jemaah haji asal Indonesia (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Asa Afif mengaku sempat meninjau langsung kondisi para jemaah selama berada di ruang transit Bandara Sultan Hasanuddin. Dari hasil pemantauan, seluruh jemaah dipastikan dalam keadaan sehat dan cukup bugar untuk melanjutkan perjalanan.

“Alhamdulillah saya melihat langsung kondisi jemaah. Mereka sehat-sehat. Saya juga sempat berbincang dengan beberapa jemaah dan mereka merasa senang,” katanya.

Selain kondisi kesehatan, Asa menyebut para jemaah juga memberikan respons positif terhadap layanan haji yang diberikan pemerintah selama musim haji 2026. Selama transit di Makassar, kebutuhan konsumsi para jemaah juga telah disiapkan oleh PPIH Ambon.

Mereka dijadwalkan beristirahat selama sekitar tiga hingga empat jam sebelum kembali melanjutkan perjalanan udara menuju Ambon. Masa transit itu dimanfaatkan petugas untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis dan administratif berjalan lancar.

3. Kloter 24 diterbangkan ke Ambon dengan tiga penerbangan

Ilustrasi penerbangan jemaah haji. (dok. Garuda Indonesia)

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku, Djumadi Wali, mengungkapkan kedatangan jemaah Kloter 24 di Makassar lebih cepat dari jadwal semula. Pesawat yang membawa jemaah dari Madinah awalnya dijadwalkan tiba pukul 20.20 Wita, namun mendarat lebih awal sekitar pukul 19.00 Wita.

“Kedatangan jemaah Provinsi Maluku sesuai jadwal semula pukul 20.20 Wita, namun maju menjadi sekitar pukul 19.00 Wita. Jadi ada kurang lebih satu jam mengalami kemajuan,” ujarnya.

Setelah proses transit dan penanganan bagasi selesai, jemaah akan diterbangkan menuju Ambon menggunakan tiga penerbangan berbeda. Setiap penerbangan dijadwalkan berangkat dengan selisih waktu sekitar 20 menit.

“Kloter 24 ini akan diterbangkan menggunakan tiga flight. Setiap flight akan berangkat dengan selisih waktu sekitar 20 menit,” kata Djumadi.

Ia memastikan secara umum seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan layak melanjutkan perjalanan. Meski ada beberapa jemaah lanjut usia yang mengalami penurunan daya tahan tubuh, kondisi mereka dinilai masih stabil.

Provinsi Maluku sendiri resmi ditetapkan sebagai Embarkasi Haji Antara sejak 2024. Kebijakan ini memungkinkan jemaah calon haji asal Maluku diberangkatkan melalui Bandara Pattimura Ambon, transit di Makassar, lalu melanjutkan penerbangan ke Tanah Suci.

Editorial Team

Related Article