Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Waduk Tunggu Pampang, Ini Identitasnya
Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di area inspeksi Waduk Tunggu Pampang, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Rabu (2/9/2026). (Dok. Istimewa)
  • Seorang pria ditemukan meninggal mengapung di area inspeksi Waduk Tunggu Pampang, Makassar, Rabu sekitar pukul 14.00 WITA, mengenakan kaus biru dan celana jeans.
  • Dompet di sekitar jasad berisi KTP, SIM C, dan kartu ATM diduga milik Muhammad Rajif Achdiatsyah; polisi masih memastikan identitasnya melalui pemeriksaan lanjutan.
  • BPBD, Dokpol, dan Polsek Manggala mengevakuasi jasad. Polisi menyelidiki kronologi serta penyebab kematian, termasuk kemungkinan tenggelam, dan meminta keluarga yang kehilangan anggota melapor.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di area inspeksi Waduk Tunggu Pampang, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.

Korban ditemukan mengenakan kaus berwarna biru bertuliskan angka 606 dan celana jeans biru. Di sekitar jasad juga ditemukan sebuah dompet berisi sejumlah kartu identitas dan kartu ATM yang diduga milik korban.

1. Ditemukan KTP diduga milik korban

Sejumlah kartu identitas diduga milik pria yang ditemukan meninggal dalam kondisi mengapung di area inspeksi Waduk Tunggu Pampang, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Rabu (2/9/2026). (Dok. Istimewa)

Berdasarkan KTP yang ditemukan di dalam dompet, korban diketahui bernama Muhammad Rajif Achdiatsyah, lahir pada 1 Juni 1991. Dalam KTP tersebut, korban tercatat beralamat di Jerebusua, Kelurahan Tanah Tinggi Barat, Kota Ternate Selatan.

Sementara itu, alamat yang tercantum pada SIM C milik korban berada di BTN Gowa Lestari, Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Polisi masih memastikan identitas korban melalui pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, korban bukan merupakan warga Kecamatan Manggala.

2. Penyebab kematian masih diselidiki

Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat

Kapolsek Manggala Kompol Semuel To'longan membenarkan penemuan jasad tersebut. Namun, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban, termasuk kemungkinan korban meninggal karena tenggelam atau faktor lainnya.

"Untuk penyebabnya masih diselidiki," kata Semuel kepada wartawan.

Polisi juga masih mengumpulkan informasi untuk mengetahui kronologi hingga korban ditemukan meninggal dunia di area waduk tersebut. Semuel mengimbau warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri sesuai korban agar segera melapor ke Polsek Manggala.

"Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut bisa segera datang ke Polsek Manggala," ucapnya.

3. BPBD dan Dokpol ikut menangani

Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mia Amalia)

Penanganan penemuan jasad tersebut melibatkan sejumlah unsur, di antaranya BPBD Kota Makassar, Dokpol, dan personel Polsek Manggala.

Jasad korban telah dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak untuk mengungkap kronologi serta penyebab pasti kematian korban.

Curated For You

Editorial Team

Related Article