Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Empat Anggota Geng Motor Bacok Warga Makassar Ditangkap Polisi

Empat Anggota Geng Motor Bacok Warga Makassar Ditangkap Polisi
Empat anggota geng motor yang kerap meneror warga Makassar ditangkap polisi, Senin (4/5/2026). Dok. Polda Sulsel
Intinya Sih
  • Empat anggota geng motor yang sering meneror warga Makassar ditangkap Tim Resmob Polda Sulsel setelah terlibat dalam aksi pembacokan brutal di Jalan Pongtiku, Bontoala.
  • Polisi menangkap para pelaku di beberapa lokasi berbeda dan mengungkap keterlibatan mereka dalam sejumlah aksi kekerasan lain di wilayah Makassar.
  • Dalam aksinya, pelaku menyerang korban secara acak menggunakan senjata tajam dan busur panah; kini mereka beserta barang bukti diserahkan ke Polsek Bontoala untuk proses hukum.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Empat pelaku utama dari komplotan geng motor yang kerap meneror warga Makassar akhirnya diringkus. Mereka diduga terlibat dalam serangkaian aksi penyerangan brutal, termasuk pembacokan yang membuat seorang korban luka serius.

Tim Resmob Polda Sulawesi Selatan menangkap keempat pelaku pada Senin (4/5/2026) dini hari di sejumlah lokasi berbeda, yakni di kawasan Kandea, Tallo, dan Bontoala.

1. Pelaku tak segan lukai korbannya

Empat anggota geng motor yang kerap meneror warga Makassar ditangkap polisi, Senin (4/5/2026). Dok. Polda Sulsel
Anggota geng motor yang kerap meneror warga Makassar ditangkap polisi, Senin (4/5/2026). Dok. Polda Sulsel

Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus penyerangan sadis yang terjadi pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 02.00 Wita di Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala.

Saat itu, korban bersama dua rekannya tengah berboncengan sepeda motor ketika berpapasan dengan sekelompok geng motor. Kelompok tersebut tiba-tiba berbalik arah dan melakukan pengejaran.

Dalam aksi itu, salah satu pelaku menebas kepala korban menggunakan senjata tajam hingga korban terjatuh. Tak berhenti di situ, korban bahkan sempat terlindas sepeda motor pelaku sebelum akhirnya mendapat pertolongan warga.

2. Terlibat sejumlah aksi kekerasan di Makassar

Para korban geng motor di Makassar, Minggu (20/7/2025)/Istimewa
ilustrasi. Para korban geng motor di Makassar, Minggu (20/7/2025)/Istimewa

Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Wawan Suryadinata, mengatakan pihaknya bergerak cepat melakukan penyelidikan usai menerima laporan.

“Tim melakukan patroli dan pengintaian, lalu mendapati adanya aksi penyerangan di wilayah Tallo, sekitar kompleks Unhas. Dari situ dilakukan pengejaran hingga beberapa pelaku berhasil ditangkap,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Dari hasil pengembangan, polisi kemudian menangkap empat pelaku utama di lokasi berbeda. Mereka juga mengakui terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan lain di Makassar.

Aksi tersebut di antaranya terjadi di Jalan Pongtiku yang sempat viral di media sosial, Jalan Urip Sumoharjo, hingga kawasan Monumen Korban 40.000 Jiwa.

“Mereka beraksi secara berkelompok dengan jumlah puluhan orang, berkeliling menggunakan sepeda motor. Beberapa pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” jelas Wawan.

3. Serang korban secara acak

Pelaku geng motor yang kerap menyerang warga di Makassar ditangkap polisi/istimewa
Ilustrasi. Pelaku geng motor yang kerap menyerang warga di Makassar ditangkap polisi/istimewa

Wawan menambahkan, dalam setiap aksinya, para pelaku menggunakan berbagai senjata, mulai dari busur panah, parang, hingga benda tumpul untuk menyerang korban secara acak.

"Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa mata busur, ketapel, senjata tajam, dua unit telepon genggam, serta sebuah dompet," tandasnya.

Saat ini, keempat tersangka beserta barang bukti telah diserahkan ke Polsek Bontoala untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More