Makassar, IDN Times - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar menyebut banyak anak yang menjadi korban kekerasan seksual tidak menyadari bahwa mereka telah menjadi korban. Kondisi serupa juga ditemukan dalam kasus dugaan pencabulan oleh seorang pemilik warung di salah satu SD di Kecamatan Manggala.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar, Ita Isdiana Anwar, mengatakan banyak korban baru mengungkapkan kejadian yang dialaminya setelah diperiksa. Dalam kasus tersebut, pengakuan itu muncul setelah DP3A bersama pihak sekolah dan keluarga mengasesmen serta pendalaman terhadap para korban.
"Karena anak-anak ini tidak sadar bahwa pelecehan seksual. Dia pikir biasa ji begitu dipegang-pegang," kata Ita, Selasa (21/7/2026).
