KM Nurul Salsa sebelumnya dilaporkan mengalami kecelakaan laut di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, pada Rabu (15/7/2026), akibat mengalami kerusakan mesin.
Diska Selamat Setelah 4 Hari Terapung, Ayah dan Ibu Meninggal di Laut

- Diska, bocah tujuh tahun, selamat setelah empat hari terapung di laut usai kapal KM Nurul Salsa tenggelam, meski harus kehilangan kedua orang tuanya dalam tragedi tersebut.
- Sebelum meninggal, ayah Diska sempat menitipkan pesan kepada adik istrinya untuk menjaga putrinya, sementara mereka bertahan hidup di atas potongan gabus diterpa ombak tanpa makanan dan air.
- Operasi pencarian korban KM Nurul Salsa masih berlanjut dengan dukungan Basarnas, TNI AL, Polairud, dan nelayan; 59 penumpang ditemukan selamat dan 18 lainnya masih dicari.
Makassar, IDN Times – Di antara para penyintas tragedi tenggelamnya KM Nurul Salsa, ada seorang bocah berusia tujuh tahun bernama Diska yang berhasil bertahan hidup selama empat hari di tengah laut. Namun keselamatan itu harus dibayar mahal karena ia kehilangan ayah dan ibunya dalam musibah tersebut.
Diska ditemukan selamat bersama empat korban lainnya di atas sepotong gabus oleh nelayan KMN Sinar Mattoanging 04 Bulukumba di perairan Sangeang, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (18/7/2026). Mereka kemudian dievakuasi ke Kabupaten Kepulauan Selayar menggunakan kapal Basarnas dan disambut langsung Bupati Kepulauan Selayar, Muhammad Natsir Ali, di Pelabuhan Rauf Rahman, Benteng, Minggu (19/7/2026).
1. Empat hari bertahan di atas gabus bersama jenazah ibu

Kisah Diska disampaikan oleh Asseng (23), salah seorang korban selamat yang juga merupakan adik kandung ibu Diska. Dilansir laman Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, mereka bertahan hidup selama empat hari di atas sepotong gabus, diterpa ombak siang dan malam tanpa kepastian kapan pertolongan datang.
Menurut Asseng, selama tiga hari mereka tetap bertahan bersama jenazah ibu Diska. Kondisi di tengah laut membuat mereka tidak memiliki pilihan selain terus menjaga jasad tersebut hingga akhirnya terpaksa melepaskannya ke laut karena kondisinya sudah mulai membusuk.
2. Ayah Diska sempat menitip pesan sebelum pergi jenazah sang istri

Duka Diska semakin mendalam setelah ayahnya memutuskan ikut melepaskan diri dari rombongan penyintas, agar bisa terus bersama jenazah sang istri. Sebelum itu, ia sempat menitipkan putri kecilnya kepada Asseng agar dijaga dan terus diperjuangkan keselamatannya.
"Tolong jaga Diska," kata Asseng, menirukan perkataan ayah Diska.
Kalimat itu menjadi pesan terakhir sang ayah. Dalam waktu yang singkat, Diska kehilangan kedua orang tuanya, tetapi berhasil bertahan hidup hingga akhirnya ditemukan oleh nelayan setelah empat hari terombang-ambing di lautan.
3. Operasi pencarian korban masih terus berlangsung

Selain Diska dan empat korban lain yang ditemukan di perairan Sangeang, penyintas lainnya, Jasmal bersama ibundanya, Nurmiati, ditemukan selamat sehari kemudian oleh nelayan di sekitar Pulau Sabalana, Kabupaten Pangkep. Keduanya juga harus kehilangan ayah mereka dalam tragedi tersebut.
Sementara itu, operasi pencarian korban KM Nurul Salsa masih terus berlangsung. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar bersama Basarnas, TNI AL, Polairud, nelayan, serta kapal-kapal yang melintas terus melakukan penyisiran di sejumlah titik pencarian.
Bupati Kepulauan Selayar Muhammad Natsir Ali mengatakan pemerintah daerah akan terus mengerahkan seluruh kemampuan untuk membantu proses pencarian korban.
"Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar akan terus mengerahkan seluruh kemampuan dan memperkuat koordinasi dengan semua pihak hingga seluruh korban ditemukan. Kami memohon doa seluruh masyarakat agar proses pencarian diberikan kemudahan dan korban yang masih belum ditemukan dapat segera diselamatkan," ujar Natsir Ali.
Total penumpang KM Nurul Salsa yang telah ditemukan hingga Minggu (19/7/2026) pukul 14.30 Wita mencapai 59 orang. Sementara itu, 18 penumpang lainnya masih dalam pencarian. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan di sejumlah wilayah perairan.

















