Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Demo Reformasi Polri di Makassar Ricuh, Massa Bentrok dengan Ojol

Demo Reformasi Polri di Makassar Ricuh, Massa Bentrok dengan Ojol
Bentrok antara pengemudi ojek online (ojol) dengan sekelompok mahasiswa di depan kampus UNM Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (5/3/2026) malam. Dok. IDN Times/Istimewa
Intinya Sih
  • Aksi mahasiswa di depan kampus UNM Makassar menuntut reformasi Polri berujung ricuh setelah terjadi dugaan penganiayaan terhadap seorang pengemudi ojek online.
  • Bentrokan antara massa mahasiswa dan kelompok ojol meluas hingga area kampus, menyebabkan kerusakan fasilitas serta kendaraan sebelum akhirnya diredam aparat kepolisian.
  • Kapolrestabes Makassar memastikan pelaku akan diproses hukum dan sepeda motor ojol yang rusak akan diganti, sementara situasi kini dilaporkan sudah kondusif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Aksi unjuk rasa sekelompok mahasiswa di depan kampus Universitas Negeri Makassar (UNM), Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, berujung ricuh setelah terjadi bentrokan dengan pengemudi ojek online (ojol) dan sejumlah warga, Kamis (5/3/2026) malam.

Kericuhan dipicu insiden dugaan penganiayaan terhadap seorang pengemudi ojol di tengah aksi demonstrasi. Sepeda motor milik pengemudi tersebut dilaporkan mengalami kerusakan, sehingga memancing solidaritas dari rekan-rekannya yang kemudian berdatangan ke lokasi.

1. Demo tuntut reformasi Polri

Bentrok antara pengemudi ojek online (ojol) dengan sekelompok mahasiswa di depan kampus UNM Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (5/3/2026) malam. Dok. IDN Times/Istimewa
Bentrok antara pengemudi ojek online (ojol) dengan sekelompok mahasiswa di depan kampus UNM Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (5/3/2026) malam. Dok. IDN Times/Istimewa

Sebelumnya, massa mahasiswa menggelar aksi di depan gerbang kampus UNM dengan membawa tuntutan bertuliskan, “Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM.” Dalam aksinya, mereka melakukan penutupan Jalan AP Pettarani dari arah Jalan Urip Sumoharjo menuju Jalan Sultan Alauddin.

Akibat blokade tersebut, arus lalu lintas di kawasan itu lumpuh dan menyebabkan kemacetan panjang. Sejumlah pengendara, termasuk ojol, tidak dapat melintas.

Situasi mulai memanas ketika terjadi adu mulut antara pengunjuk rasa dan seorang pengemudi ojol. Keributan tak terhindarkan setelah pengemudi tersebut diduga menjadi korban pemukulan.

“Ricuh-ricuh ojol, ada anak ojol dipukul,” ujar seorang pria yang merekam kejadian di lokasi.

2. Ojol balas aksi anarkis pendemo

Bentrok antara pengemudi ojek online (ojol) dengan sekelompok mahasiswa di depan kampus UNM Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (5/3/2026) malam. Dok. IDN Times/Istimewa
Bentrok antara pengemudi ojek online (ojol) dengan sekelompok mahasiswa di depan kampus UNM Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (5/3/2026) malam. Dok. IDN Times/Istimewa

Tak lama kemudian, bentrokan terbuka pecah di depan kampus. Kedua kelompok dilaporkan saling melempar batu yang diambil dari sekitar lokasi. Bahkan, dalam kericuhan itu disebut-sebut ada pihak yang membawa senjata tajam.

Massa mahasiswa akhirnya terdesak setelah kelompok ojol yang datang bersama sejumlah warga membalas serangan. Bentrokan sempat merembet hingga ke dalam area kampus dan mengakibatkan sejumlah fasilitas serta kendaraan yang terparkir mengalami kerusakan.

Aparat kepolisian yang tiba di lokasi kemudian berupaya meredam ketegangan dan membubarkan massa.

3. Polisi bakal perbaiki sepeda motor milik pengemudi ojol

Bentrok antara pengemudi ojek online (ojol) dengan sekelompok mahasiswa di depan kampus UNM Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (5/3/2026) malam. Dok. IDN Times/Istimewa
Bentrok antara pengemudi ojek online (ojol) dengan sekelompok mahasiswa di depan kampus UNM Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (5/3/2026) malam. Dok. IDN Times/Istimewa

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, membenarkan adanya bentrokan tersebut. Ia menjelaskan, insiden berawal dari perselisihan antara seorang ojol dan salah satu peserta aksi.

“Tadi ada insiden, ada rekan ojol berselisih paham dengan salah satu pengunjuk rasa, motornya juga rusak,” kata Arya.

Menurutnya, para pengemudi ojol berkumpul sebagai bentuk solidaritas terhadap rekannya yang merasa dirugikan.

“Karena solidaritas ojol, mereka kumpul semua untuk menuntut keadilan,” ujarnya.

Arya memastikan pihaknya akan mencari dan memproses hukum pihak yang terlibat dalam perusakan maupun dugaan penganiayaan tersebut. Polisi juga berjanji akan mengganti kerusakan sepeda motor milik pengemudi ojol.

“Kami berusaha semaksimal mungkin menemukan pelakunya dan memproses secara hukum. Motor ojol yang rusak juga akan kami ganti,” tegasnya.

Saat ini, kata Arya, situasi di lokasi sudah kembali kondusif. “Sudah kondusif, rekan-rekan ojol juga sudah baik-baik saja,” tambahnya.

4. Ganggu ojol cari nafkah

Bentrok antara pengemudi ojek online (ojol) dengan sekelompok mahasiswa di depan kampus UNM Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (5/3/2026) malam. Dok. IDN Times/Istimewa
Bentrok antara pengemudi ojek online (ojol) dengan sekelompok mahasiswa di depan kampus UNM Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (5/3/2026) malam. Dok. IDN Times/Istimewa

Sementara itu, Ketua Komunitas Gojek Merah Putih (KGMP), Asri, meminta mahasiswa tidak memblokade jalan saat menggelar aksi. Ia menegaskan pihaknya tidak melarang demonstrasi, selama tidak mengganggu ketertiban umum dan aktivitas masyarakat.

“Demo saja, tapi jangan tutup atau blokade jalan. Kalau sampai ganggu lagi ketertiban jalan dan ojol yang melintas diganggu, ojol bisa melawan,” kata Asri.

Ia menilai penutupan jalan sama saja dengan menghambat pengemudi ojol mencari nafkah.

“Kau tutup jalan, sama halnya kau tutup rezeki kami. Intinya jangan anarkis,” tandasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More