Balaikota Makassar. IDN Times/Asrhawi Muin
Adapun yang ditunjuk menjadi pejabat sementara yaitu Apriadi dan Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan Pemkot Makassar, Nur Kamarul Zaman, sebagai komisaris Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir Makassar Raya. Sementara jabatan direksi dijabat oleh Fadly Ferdiansyah, dan Nikolaus Beni.
Kemudian, Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar, Muhammad Ansar dan Akademisi Universitas Hasanuddin Prof. Aminuddin Ilmar sebagai komisaris di Perusahaan Umum (Perumda) Air Minum. Sementara jabatan direksi diisi oleh Arifuddin Amarung, Beni Iskandar, dan Asdar Ali.
Selanjutnya, Kepala Bagian Hukum dan HAM Pemkot Makassar Nurhikma Reskiangsih menjabat komisaris di Pasar Makassar Raya. Sedangkan jabatan direksi diisi oleh Thamrin dan Syamsul Bahri.
Lalu ada Sekretaris Inspektorat Andi Asma Zulistia Ekayanti sebagai komisaris di PD Terminal Makassar Metro. Posisi direksi dijabat oleh Rizal Asjahad Rahman.
Untuk posisi Komisaris di PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dijabat oleh Mantan Direktur Bank Sulawesi Tengah Ika Natawijaya dan Mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar Taslim. Sementara untuk posisi direksi diisi oleh Qurani.
Terakhir, Komisaris Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (RPH) dijabat oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar Nielma Palamba, dan posisi direksi dijabat oleh Ahmad Susanto dan Syafrullah.