Hakim PN Makassar, Johnicol Richard Frans Sine saat diwawancara awak media, Senin (7/10/2024)
Johnicol mengungkapkan, aksi hari ini merupakan simbol perjuangan para hakim yang tergabung dalam solidaritas hakim Indonesia dalam menuntut kesejahteraan. Dia sangat berharap, aksinya mendapat atensi dari pemerintah apalagi menjelang pergantian presiden pada 20 Oktober 2024.
"Kami yakin dan percaya bahwa bapak Prabowo selaku presiden RI (terpilih) akan memberikan atensi dan perhatian yang sungguh dan serius untuk kesejahteraan dan keamanan para hakim," ucapnya.
Dia menekankan pentingnya hakim sebagai benteng keadilan terakhir. "Ini yang harus kita jaga, dan tegakkan, muliakan dan luruskan. Apalah artinya misalnya ada pemerataan ekonomi, tapi investor takut berdatangan kalau tidak kepastian hukum," kata Johnicol.
Berikut enam poin tuntutan hakim:
1. Memperjuangkan kesejahteraan hakim
Mendorong pengakuan dan pemenuhan kesejahteraan yang layak bagi para hakim di seluruh Indonesia.
2. Mengembalikan wibawa dan martabat profesi hakim
Menjaga agar profesi hakim dihargai sesuai tanggung jawab dan pengabdiannya.
3. Meningkatkan independensi hakim
Mengurangi tekanan ekonomi yang dapat mempengaruhi integritas dan kemandirian dalam memutus perkara;
4. Meningkatkan kesadaran publik dan pihak berwenang
Mengajak masyarakat dan pihak berwenang untuk memahami pentingnya peran hakim dalam penegakan hukum dan keadilan.
5. Menjaga kualitas penegakan hukum
Meningkatkan kesejahteraan hakim demi memastikan kualitas penegak hukum yang bermartabat dan adil.
6. Membangun solidaritas kesatuan hakim
Menyatukan para hakim dalam satu suara untuk memperjuangkan hak dan kesejahteraan bersama.