Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bocah 10 Tahun di Mamuju Tengah Hilang Diterkam Buaya saat Mandi di Sungai
Tangkapan layar video buaya yang diduga menerkam bocah di Mamuju Tengah. (Dok. Istimewa)
  • Mohammad Rifki (10) diterkam buaya saat mandi di pinggir Sungai Budong-Budong, Desa Tabolang, Mamuju Tengah, pada Senin sore sekitar pukul 16.00 WITA.
  • Buaya muncul sekitar 10 menit setelah Rifki berada di sungai, lalu menyeret pelajar tersebut ke arah tengah aliran sebelum ia sempat menyelamatkan diri.
  • Warga, polisi, dan Tim URC menyusuri Sungai Budong-Budong untuk mencari Rifki, sementara masyarakat diimbau waspada beraktivitas di sungai habitat buaya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times Sulsel - Seorang bocah berusia 10 tahun bernama Mohammad Rifki dilaporkan diterkam buaya saat mandi di Sungai Budong-Budong, Desa Tabolang, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Senin (24/8/2026) sore. Korban dilaporkan terseret buaya ke arah tengah sungai dan hingga kini masih dalam pencarian.

Rifki saat itu pergi ke sungai bersama neneknya, Arbiah (60). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WITA saat korban sedang mandi di pinggir sungai.

1. Korban diterkam buaya saat mandi di sungai

Ilustrasi tenggelam (IDN Times/Agung Sedana)

Rifki yang merupakan seorang pelajar mandi di pinggir Sungai Budong-Budong, sementara neneknya berada tidak jauh dari lokasi. Sekitar 10 menit berada di sungai, seekor buaya tiba-tiba muncul dan menerkam tubuh korban.

Buaya tersebut kemudian menyeret Rifki ke arah tengah sungai. Korban tidak sempat menyelamatkan diri sebelum dibawa oleh buaya tersebut.

2. Korban masih dicari

ilustrasi buaya (pexels.com/Jean Paul Montanaro)

Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah, Iptu Muhammad Arifin, mengatakan peristiwa tersebut diketahui setelah seorang warga bernama Dirham (36) melihat langsung korban diterkam buaya.

“Melihat kejadian tersebut, saksi langsung meminta bantuan kepada warga sekitar dan memberitahukan bahwa korban telah diterkam buaya,” ujar Arifin.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berdatangan ke lokasi. Mereka bersama-sama melakukan pencarian dengan menyusuri area sekitar tempat kejadian hingga aliran Sungai Budong-Budong.

3. Tim URC ikut mencari korban

Ilustrasi Tim SAR lakukan pencarian korban yang hilang. (IDN Times/SAR Pontianak).

Sekitar pukul 16.45 WITA, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) yang dipimpin Aiptu Ashari tiba di lokasi. Tim tersebut kemudian membantu warga dalam proses pencarian dan penanganan kejadian.

Hingga kini, petugas bersama warga masih mencari Mohammad Rifki. Pemantauan dilakukan di sepanjang aliran Sungai Budong-Budong untuk menemukan keberadaan korban.

Polisi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai yang diketahui menjadi habitat buaya. Warga, terutama anak-anak, diminta menghindari aktivitas mandi atau bermain di sungai tanpa pengawasan orang dewasa.

Curated For You

Editorial Team

Related Article