Makassar, IDN Times - Banjir melanda sebagian wilayah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (22/1). Banjir terjadi akibat tingginya curah hujan dua hari terakhir, yang mengharuskan pintu air Waduk Bili-bili dibuka.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyebutkan, banjir terjadi di sembilan kecamatan pada dataran rendah. Di saat yang sama, terjadi tanah longsor di beberapa lokasi dataran tinggi. Laporan awal, bencana memakan korban jiwa, namun Adnan masih menunggu laporan lengkap soal itu.
“Kalau korban, terakhir sampai pukul dua tadi siang ada kurang lebih enam orang di dataran tinggi dan dataran rendah,” kata Adnan saat meninjau lokasi banjir di Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Gowa, Selasa petang.