Ilustrasi. Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. (dok. Angkasa Pura I)
Sebelumnya, penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau membuat puluhan penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin terdampak.
Berdasarkan data Bandara Sultan Hasanuddin hingga Minggu (6/9/2026) malam, sebanyak 46 penerbangan dari dan menuju Bandara Sultan Hasanuddin terdampak pembatalan. Rinciannya, 20 penerbangan kedatangan dan 26 penerbangan keberangkatan dengan rute Jakarta (CGK).
Sementara pada Senin (7/9/2026) hingga siang, tercatat 38 penerbangan kembali terdampak. Jumlah tersebut terdiri dari 21 penerbangan kedatangan dan 17 penerbangan keberangkatan. Dengan demikian, selama dua hari, total terdapat 84 penerbangan yang terdampak di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Pada Selasa (8/9/2026), operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali berjalan. Kondisi tersebut membuat layanan penerbangan rute Ujung Pandang-Cengkareng (UPG-CGK) dan Cengkareng-Ujung Pandang (CGK-UPG) kembali tersedia.
Plt. Branch Communication & CSR Department Head Bandara Sultan Hasanuddin, Fascal Ramadhan, smengatakan pihaknya terus memantau dan berkoordinasi dengan maskapai terkait perkembangan penerbangan.
"Bandara Sultan Hasanuddin terus mengikuti perkembangan informasi terkait kondisi abu vulkanik dan operasional penerbangan," kata Fascal dalam keterangan tertulisnya.