Ilustrasi SPBU Pertamina. (Dok. Pertamina Patra Niaga)
Terkait dugaan adanya permainan mafia dalam penyaluran BBM di Sulsel, Deny mengatakan Pertamina terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) untuk menertibkan para pelangsir di lapangan. Pertamina juga memblokir sekitar enam ribu QR Code yang terindikasi digunakan untuk melakukan pengisian BBM secara berulang.
"Terkait hal tersebut (dugaan permainan mafia BBM) bisa ditanyakan ke APH, karena tugas Pertamina hanya menyalurkan BBM ke konsumen sampai dengan SPBU," ungkapnya.
Deny mengatakan peningkatan permintaan di sejumlah SPBU terus menjadi perhatian Pertamina. Berdasarkan data penyaluran, rata-rata konsumsi harian Solar JBT pada Agustus 2026 meningkat 14,6 persen dibandingkan Mei 2026.
"Peningkatan tersebut sejalan dengan naiknya aktivitas logistik, transportasi, dan kegiatan masyarakat di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan," tuturnya.
Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan tersebut, Pertamina meningkatkan penyaluran Solar JBT sebesar 14,6 persen dan Pertalite sebesar 7,6 persen di wilayah Sulawesi Selatan. Penyesuaian dilakukan berdasarkan perkembangan konsumsi, kondisi stok, serta kebutuhan di masing-masing wilayah.
“Permintaan memang mengalami peningkatan, terutama pada beberapa jenis BBM dan wilayah tertentu. Namun dari sisi ketersediaan, kami memastikan pasokan tetap berjalan dan mencukupi. Pertamina telah melakukan berbagai penyesuaian agar kebutuhan masyarakat tetap terlayani,” ujar Deny.