Makassar, IDN Times - Pemerintah pusat bergerak menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di Sulawesi Selatan. Mereka pun membahas langkah mitigasi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Bencana di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (2/1/2025).
Rakor tersebut dipimpin Menko PMK Pratikno bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. Rapat juga dihadiri Pj Gubernur Sulawesi Selatan serta kepala daerah maupun perwakilan dari 24 kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan.
Langkah mitigasi ini diambil menyusul data BNPB yang mencatat tingginya angka kejadian bencana di provinsi ini dalam tiga tahun terakhir, terutama cuaca ekstrem, banjir, dan tanah longsor. Pada akhir 2024, sebanyak 16 kabupaten/kota terdampak, dengan 283.155 jiwa terkena dampaknya.
